Jelang Pengesahan Anggota Baru, Polresta Surakarta dan Perguruan Silat Se-Soloraya Deklarasi Damai Jaga Kamtibmas

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Menjelang pelaksanaan pengesahan anggota baru perguruan silat yang bertepatan dengan Bulan Muharam atau Bulan Suro, Polresta Surakarta bersama jajaran Polres se-Karesidenan Surakarta (Soloraya) menggelar deklarasi komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis (5/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Wirasatya’96 Mapolresta Surakarta tersebut dihadiri oleh jajaran kepolisian se-Soloraya, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), serta para ketua dan perwakilan perguruan silat se-Karesidenan Surakarta.

Deklarasi ini menjadi langkah preventif sekaligus bentuk penguatan sinergi antara Polri, IPSI, dan seluruh perguruan silat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan damai menjelang agenda pengesahan anggota baru yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2025.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul selama rangkaian kegiatan perguruan silat.

“Melalui forum ini, kami ingin menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh pihak agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami berharap apabila terdapat permasalahan, baik di internal maupun antarperguruan, dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan dengan melibatkan IPSI serta para pimpinan perguruan silat,” urai AKP Lingga.

Menurutnya, peran para ketua dan tokoh perguruan silat sangat penting dalam memberikan pembinaan kepada anggota, terutama dalam menjaga sikap, mengedepankan persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

AKP Lingga juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Para pimpinan perguruan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada anggotanya agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik maupun gesekan antarkelompok.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar perguruan silat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat persoalan, mari diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepolisian juga mengimbau agar pelaksanaan pengesahan anggota baru dapat berlangsung secara tertib dengan meminimalisasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, seperti konvoi kendaraan, arak-arakan massa, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum dan pengguna jalan.

Polri berharap seluruh rangkaian kegiatan pengesahan anggota baru perguruan silat di wilayah Soloraya dapat berjalan aman, lancar, dan tertib, sekaligus menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarpesilat serta dengan masyarakat luas.

Sebagai bentuk nyata komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi damai dan penandatanganan komitmen bersama oleh perwakilan IPSI serta seluruh perguruan silat se-Karesidenan Surakarta. Dalam deklarasi tersebut, seluruh peserta sepakat menjaga persatuan dan kesatuan, menolak segala bentuk provokasi, mengedepankan penyelesaian masalah secara damai, serta mendukung upaya Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama Bulan Muharam.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Polri, IPSI, perguruan silat, dan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan pengesahan anggota baru perguruan silat tahun 2025 di wilayah Soloraya diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan membawa manfaat positif bagi masyarakat serta memperkokoh persatuan dalam bingkai kebhinekaan.