Respati Ardi Mengundurkan Diri, Hipmi Surakarta Gelar Musyawarah Cabang Pilih Ketua Baru

oleh
oleh
Respati Ardi mundur dari ketua Hipmi Solo, pengurus siap gelar Muscab | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta akan segera menggelar forum tertinggi di tingkat organisasi, yakni Musyawarah Cabang (Muscab) pada 22 Februari 2025. Forum ini digelar sebagai respons terhadap pengunduran diri Ketua Hipmi Surakarta, Respati Ardi, yang mulai bersiap menjalankan tugas sebagai Wali Kota Surakarta.

Respati menyatakan selain dari Ketua Hipmi dirinya juga mundur dari jabatannya di perusahaan miliknya sendiri.

“Saya sudah mengundurkan diri dari perusahaan pribadi saya maupun jabatan komisaris. Muscab ini penting karena anggota Hipmi harus berstatus pengusaha, bukan kepala daerah,” ujarnya di kantor Hipmi Solo, Selasa (21/1/2025).

Respati juga menekankan pentingnya peran Hipmi kedepan dalam memajukan UMKM di Solo.

“UMKM di Solo sangat banyak, Hipmi diharapkan mampu mengekskalasi UMKM agar naik kelas, berkembang, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Program-program seperti Hipmi Tax Center untuk edukasi perpajakan, Hipmi Peduli dan Hipmi Sport untuk mempererat hubungan antaranggota menjadi prioritas kepengurusan ke depan.

Ketua Steering Committee Muscab, Ferry Kurniawan, menjelaskan bahwa tahapan Muscab telah disusun dengan matang.

“Pendaftaran calon ketua dimulai pada 22 Januari hingga lima hari ke depan. Penetapan bakal calon akan dilakukan pada 29 Januari, dan pengenalan visi-misi berlangsung hingga 30 Januari,” ungkap Ferry.

Selain itu, HIPMI akan menggelar malam keakraban dengan senior dan pemangku kepentingan pada 14 Februari sebagai bagian dari rangkaian Muscab.

“Kami memiliki 257 anggota aktif, baik yang tinggal di Solo maupun yang memiliki usaha di kota ini. Muscab diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi internal dan eksternal,” tambahnya.

Ketua Organizing Committee Muscab, Aditya Jagadita, mengungkapkan tema Muscab kali ini adalah “Satu Visi, Satu Langkah, Satu Tujuan.”

“Tema ini mengusung kesatuan, dengan elemen budaya Jawa seperti gunungan, keris, dan air, yang dipadukan dengan sentuhan modern. Kami ingin menonjolkan keberagaman anggota Hipmi yang memiliki latar belakang usaha dan pendidikan yang berbeda,” jelasnya.

Aditya juga berharap Hipmi Surakarta dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Surakarta.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman ini adalah kekayaan yang dapat dimanfaatkan untuk kontribusi nyata bagi masyarakat Solo,” pungkasnya.