KadipirpSOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming berharap kasus suap proyek pembangunan dan perawatan jalur kereta api tidak mempengaruhi proses rel ganda di Solo.
Suap ini terjadi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pada proyek tahun anggaran 2018-2022. Termasuk di dalamnya adalah proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.
“Nanti saya koordinasikan lagi. Sejauh ini belum ada arahan (dari Menhub dan DJKA),” ungkap Gibran, Kamis (13/4/2023).
Meskipun ada kasus, Gibran mengatakan pembangunan rel ganda tersebut terus berlanjut.
“Ya jalan terus. Saya nunggu arahan lagi. Progres sesuai timeline,” tandas Gibran.
Ada beberapa proyek yang tersangkut dalam kasus suap ini. Yakni pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar Sulawesi Selatan.
Juga 4 proyek konstruksi jalur kereta api. 2 proyek supervisi di Lampegan Cianjur Jawa Barat, dan proyek perbaikan perlintasan Sebidang Jawa-Sumatera.
“Ini nanti saya koordinasi lagi dengan Kemenhub dan tunggu arahannya bagaimana,” pungkas Gibran.
Jalur Rel Ganda Solo Balapan – Kalioso Sepanjang 10 km’sp
Jalur ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso sepanjang 10 km’sp. Dari 10 km’sp tersebut sepanjang 1,8 km’sp jalurnya merupakan jalur KA secara layang (elevated).
Ruang lingkup pekerjaan pembangunan jalur ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso meliputi pembangunan jalur ganda KA beserta sistem persinyalan. Konstruksi jalur layang KA. Dan penataan Kawasan Simpang Joglo dan penghapusan perlintasan sebidang Simpang Joglo.
Sementara itu, pada bulan Februari lalu, PPK Kegiatan Pengembangan 1, Bernard Hasibuan, menyampaikan progres pembangunan berjalan on schedule dan on the track.
“Selepas groundbreaking setahun lalu, kami intens memastikan baik secara administrasi maupun pekerjaan lapangan agar sesuai timeline. Agustus 2022 sudah melakukan detour. Lanjut tahap 2 pekerjaan pilar jembatan. Februari – April 2023 lanjut tahap 3 erection rangka baja sisi selatan. Nanti April – Juni 2023 pekerjaan erection rangka baja sisi utara. Kemudian Juni – Agustus 2023 pemasangan rangka baja main span. Kami harapkan setelah pengujian dan sertifikasi prasarana, single track elevated bisa beroperasi pada Oktober 2023. Saat ini realiasinya 45,60% dari rencana 45,16%. Untuk double track elevatednya rencananya akan beroperasi Maret 2024,” ujar Bernard.








