Simpang Joglo Buka Jam 10 Malam Ini, Hanya Boleh Dilewati Kendaraan Kecil

oleh
Simpang Joglo
Petugas melakukan pembersihan jalan jelang pembukaan Simpang Joglo Banjarsari Solo, Selasa (5/12/2023) | Magang UNISRI / Medy Amroni

SOLO, MettaNEWS – Simpang Joglo Banjarsari Solo akan dibuka sementara pada Selasa (5/12/2023) malam pukul 22.00 WIB. Pembukaan dilakukan setelah tutup selama 4 bulan lebih sejak 15 Juli – 30 November 2023.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad mengatakan Simpang Joglo hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil dengan sumbu dua ke bawah seperti motor, mobil dan mobil angkutan kecil.

“Nanti malam jam 22.00 dibuka tapi masih ada pembatasan kendaraan maksimal ban double untuk sumbu tiga. Sumbu tiga ke atas belum diperbolehkan karena masih ada penyempitan jalan,” ujar Taufiq saat dihubungi Mettanews.id lewat sambungan telepon, Selasa (5/12/2023).

Sama seperti rekayasa lalu lintas saat penutupan bulan Juli lalu, kendaraan besar seperti tronton dan trailer tetap lewat tol.

Untuk kendaraan besar dari arah Timur menuju ke Barat diarahkan masuk tol Palur. Sedangkan yang dari utara Purwodadi bisa melewati Gondangrejo.

“Untuk kendaraan besar jangan masuk situ dulu. Nanti trailer, tronton masuk situ pasti ada kemacetan karena terjadi penyempitan jalan di sana. Kendaraan kecil, mobil biasa, truk ban double, kalau sumbu 3 trailer kontainer tronton itu nggak bisa, belum bisa,” ujarnya.

Pembukaan sementara Simpang Joglo dilakukan guna mengurai tingginya volume kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru 2024. Pihaknya belum dapat memastikan kapan penutupan akan diberlakukan kembali.

“Pembukaan sementara belum ada waktunya mau sampai kapan. Kami juga menunggu koordinasi dengan kontraktornya underpass. Kami tetap minta sampai Nataru selesai tinggal nanti Januari atau Februari saya belum tahu itu,” terangnya.

Pantauan Mettanews.id di lapangan, sejumlah pekerja membersihkan jalan dengan menyemprotkan air dari truk tangki. Pekerja lainnya juga tampak masih mengelas bagian-bagian dari elevated rail.

Sebelumnya, Dishub bersama Satlantas Polresta Solo dan kontraktor pelaksana melakukan join survey guna mengetahui konstruksi fisik rangka jembatan dari aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

“Disepekati dibuka tapi masih ada pembatasan, intinya itu. Pekerjaan masih berlanjut belum bisa untuk semua kendaraan,” kata dia.

Pihaknya mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati sebab masih ada pekerjaan dan penyempitan jalan.

“Volume kendaraan pas dibuka pasti naik. Karena masyarakat selama ini sudah menunggu-nunggu ya sudah lama ditutup,” ujarnya.

Taufiq meminta agar masyarakat tidak salah paham mengenai pembukaan Simpang Joglo. Pasalnya meski sudah dibuka namun pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

“Ini belum jadi ini masih sementara masih mau dilanjut proyek underpass. Jangan ada salah paham kaya Viaduk Gilingan karena ini belum selesai. Ketika nanti Simpang Joglo dibuka nanti Viaduk Gilingan akan ditindak lanjuti,” pungkasnya.