Usai Kericuhan Hipmi Beredar ke Publik, Berikut 5 Pernyataan Resmi Panitia Munas

oleh
Video kericuhan Munas HIPMI Senin (21/11/22) | Doc : Peserta HIPMI

SOLO, MettaNEWS – Panitia Musyawarah Nasional ke-17 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengeluarkan pernyataan resmi usai Video-video pendek yang memperlihatkan kericuhan Beredar Selasa (22/11/22).

Munas yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo, pada Senin (21/11/22) kemarin diwarnai keributan. Dalam video yang beredar memperlihatkan sejumlah peserta Munas berbusana seragam batik Hipmi, terlibat adu jotos. Sejumlah pihak menyebut, keributan terjadi di lokasi Munas di Hotel Alila Solo.

Ketua Organizing Committe Munas, Muhammad Ali Affandi telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kericuhan yang terjadi. Pernyataan tersebut berisi :

1. Kejadian semalam disebabkan kesalahpahaman personal antarpeserta Munas HIPMI yang terjadi di luar rapat Pleno. Akibat peserta kelelahan karena padatnya agenda Munas sejak pagi hingga tengah malam.

2. Tahapan Munas masih tetap berjalan sebagaimana yang telah di jadwalkan.

3. Pada dasarnya Panitia Munas sudah memberi brifing kepada peserta agar seluruh tahapan berjalan humanis dan baik.

4. Hipmi selalu mengutamakan kekeluargaan, kalaupun terjadi suasana menghangat sedikit tapi tidak panas.

5. Kami panitia meminta maaf kepada masyarakat dan peserta Munas Hipmi atas kejadian yang terjadi semalam. Dan kami akan menempuh penyelesaian secara kekeluargaan karena memang kami adalah keluarga.

Perdebatan tentang Kuorum

Dari video Youtube Hipmi TV yang menayangkan acara Munas secara live, Senin malam, situasi panas terjadi ketika pimpinan sidang menyatakan peserta sudah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh 50 persen plus satu. Pernyataan itu memecah kelompok peserta sidang dan peninjau menjadi pro dan kontra. Terdengar suara membantah, kuorum yang sah apabila jumlah peserta tiga perempat dari Badan Pengurus Daerah yang berhak hadir.

Perdebatan menyengit, hingga muncul suara agar sidang diskrosing karena situasi tidak kondusif. Akhirnya, memang pimpinan sidang memutuskan skorsing untuk dilanjutkan Selasa pagi ini.