SOLO, MettaNEWS – Menanggapi aduan masyarakat yang masuk ke Twitter nya, soal pemotongan gaji bagi karyawan di Waroeng Spesial Sambal (SS) yang terima Bantuan Sosial Upah (BSU) Wali Kota Solo Gibran Rakabuming akan mengecek terlebih dahulu.
“Kemarin sudah saya cek ke Disnaker, itu yang lapor SS Yogya, yang kemarin SS Gonilan Sukoharjo,” kata Gibran ketika ditemui di Balai Kota, Rabu (2/10/2022).
Gibran mengungkapkan pihaknya sudah mengintruksikan untuk bisa bertemu dengan pihak pengelola terlebih dahulu.
“Ya kan tahun-tahun kemarin semuanya berat untuk warung-warung, restoran, semuanya terdampak,” tutur Gibran.
Gi ofbran menyebut yang melapor padanya melalui Twitter bukan dari SS Solo.
“Tapi aturan yang berlaku sudah ditindaklanjuti kepala Disnaker. Kalau Solo belum ada laporan. Tapi saya rasa kebijakan ini untuk seluruh cabang. Nanti kita lihat dulu ya,” tandasnya.
Gibran menegaskan tidak ingin memberatkan kedua pihak atau membela salah satu pihak tanpa melihat aturan berlaku.
“Intinya kita tidak ingin memberatkan kedua pihak. Pengelola pasti 2 tahun terakhir ya pasti berat ya. Tapi kita ingin sesuai aturan saja. Nanti akan kita tindaklanjuti dan kemarin kan sudah ada statemen dari bu Menaker,” ujar Gibran.
Gibra juga mempersilakan pada karyawan untuk melapor apabila merasa keberatan.
“Kalau dari statemen bu Menteri kemarin memang seharusnya jangan ada potongan kerja bagi karyawan yang menerima BSU,” ujar Gibran.
Laporan lewat Twitter Gibran tersebut berasal dari akun @dyahprilita yang menulis curhatan mengenai pemotongan gaji suaminya saat masih bekerja di Waroeng Spesial Sambal lantaran menerima BSU.
Dalam curhatannya tersebut dia juga menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
“Opo-opo kok kudu viral sek to mas @gibran_tweet (emot menangis) padahal warung spesial sambal udah curang dari beberapa tahun lalu, gaji suamiku dipotong karena BSU. 2 tahun 2020 & 2021 THR nggak cair. Kalau ada yg protes / tidak sependapat langsung di PHK waktu ituuu,” tulis akun tersebut pada Selasa (1/11/2022) pukul 20.26 WIB.
Hingga Rabu (2/11/2022) pukul 10.18 WIB postingan itu telah disukai lebih dari 1.940 dan cuitan ulang 678 pengguna akun Twitter.
Pemilik akun juga menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Twitt nya karena laporannya ke Disnaker tidak ditindaklanjuti.
“Lapor disnaker mboten di follow up..
Aku isoh ngomong karna suamiku ex karyawan sana.. 2022 THR cair 500.000,” lanjut pemilik akun tersebut.








