Disnaker Solo Buka Posko Aduan bagi Karyawan Waroeng SS Terkait BSU

oleh
oleh
Kantor pos
Suasana Kantor Pos Solo tempat penyaluran BLT BBM terkini, Selasa (6/9/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Solo membuka posko aduan bagi karyawan Waroeng Spesial Sambal (SS) terkait soal penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Posko aduan ini menindaklanjuti ramainya laporan di akun Twitter dan pemberitaan perihal kebijakan Waroeng SS yang akan memotong gaji karyawan penerima BSU.

Kepala Disnaker Solo Widyastuti Pratiwiningsih mengatakan sampai saat ini belum ada laporan masuk terkait karyawan Waroeng SS yang dipotong gajinya setelah menerima BSU di Solo.

“Sementara ini di Solo belum ada laporan. Kami selalu menindak lanjuti karena kami menangani layanan aduan hubungan industrian,” jelas Widyastuti, Rabu (2/11/2022).

Widyastuti menyebut pihaknya akan memperhatikan aduan dan menindak lanjuti dengan klarifikasi memanggil kedua belah pihak yang bermasalah.

Dari informasi sementara yang berhasil dihimpun Disnaker, Widyastuti mengatakan pemotongan gaji karyawan Waroeng SS tidak hanya di satu wilayah, tetapi diberlakukan di seluruh cabang SS.

“Sehubungan kabar yang di cabang Yogyakarta pemotongan diberlakukan di semua cabang,” ungkap Widyastuti

Menurut Widyastuti, pemotongan gaji karyawan penerima BSU tidak sesuai dengan regulasi PP No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan bahwa untuk jenis pemotongan yang boleh dalam perusahaan sudah diatur.

“Dari sisi regulasi tidak diperbolehkan  ada pemotongan atau mengambil dari hak yang sudah diterima pegawai kaitannya dengan BSU,” jelas Widyastuti.

Sebelumnya, pemilik akun media sosial Twitter @dyahprilita curhat mengenai pemotongan gaji suaminya saat masih bekerja di Waroeng Spesial Sambal karena menerima BSU.

Dalam curhatannya tersebut dia juga mencolek akun Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Opo-opo kok kudu viral sek to mas @gibran_tweet (emot menangis) padahal warung spesial sambal udah curang dari beberapa tahun lalu, gaji suamiku dipotong karena BSU. 2 tahun 2020 & 2021 THR nggak cair. Kalau ada yg protes / tidak sependapat langsung di PHK waktu ituuu,” tulis akun tersebut pada Selasa (1/11/2022) pukul 20.26 WIB.

Pemilik akun juga menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Twitt nya karena laporannya ke Disnaker tidak ditindaklanjuti.

“Lapor disnaker mboten di follow up..
Aku isoh ngomong karna suamiku ex karyawan sana.. 2022 THR cair  500.000,” lanjut pemilik akun tersebut.