SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dikabarkan akan berkurban satu ekor sapi di Kantor DPC PDIP Kota Surakarta di Jl. Hasanudin No. 26 Brengosan, Purwosari, Laweyan pada Hari Raya Iduladha 1443 H Minggu, (10/7/2022).
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa usai menghadiri pertemuan pembayaran ganti rugi pembangunan jalur ganda Solo-Semarang fase 1, di Kelurahan Banjarsari, Joglo dan Gilingan, Kamis (7/7/2022).
“Setahu saya Pak Wali menyerahkan ke Masjid DPC Brengosan satu ekor,” beber Teguh saat ditemui MettaNEWS di Tawangarum, Balai Kota Solo, Kamis (7/7/2022).
Selebihnya Teguh juga membeberkan di hari Minggu nanti, Pemerintah Kota atau Pemkot Solo akan berkurban sebanyak empat ekor sapi. Dikatakannya sapi ini berasal dari kalangan sendiri maupun CSR.
“Di sini juga ada bantuan dari kita sendiri atau CSR 4 atau 5. Belum ada wilayah yang mau dikasih,” terangnya.
Pada hari Minggu, (10/7/2022) Gibran dan dirinya akan mengikuti salat Iduladha di Masjid Baitul Hikmah Jalan Jenderal Sudirman No 2 Balai Kota Solo akan dimulai sejak pukul 06.20 WIB. Setelahnya terdapat penyerahan hewan kurban sapi Pemkot oleh Wali Kota Solo, Gibran.
Sementara itu ia juga menepis kabar tentang dirinya yang akan berkurban di Masjid Agung Keraton Surakarta di Iduladha tahun ini. Diungkapkan Teguh, dirinya hanya ditugaskan untuk menyerahkan sapi kurban milik Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.
“Enggak, itu kami hanya ditugaskan menyerahkan yang dari atas nama Pak Presiden ada 2 Masjid Agung dan Al Wustho Mangkunegaran. Harganya gede Rp 50 juta lebih,” bebernya.
Tak mengetahui secara pasti kapan sapi tersebut akan datang ke Solo, pihaknya menyebut nantinya jika sudah ada kabar pasti pihaknya akan mendapat informasi Wali Kota Solo, Gibran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sapi RI 1 nantinya akan diserahkan ke takmir masjid atau panitia kurban dengan gelaran ceremonial.
“Nanti ada info, kalau harinya belum ada kalau enggak Jumat sore ya Sabtu. Kalau yang tahun kemarin setelah salat Id datang, ya ada ceremonial atas nama Presiden kepada takmir masjid,” kata Teguh.
Meski Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih mewabah, pihaknya menyebut hal ini bukan menjadi penghambat ataupun alasan mengapa sapi RI 1 tak kunjung datang. Pihaknya menjamin adanya pengecekan kesehatan pada sapi-sapi kurban.
“Bukan berarti ada PMK itu terus kita tidak berusaha yang lain semua sapi yang masuk Kota Solo sudah di screening. Setelah ada surat pengantarnya dari dokter hewan setempat sampai sini discreening lagi. Bukan berarti sampai sini terus bebas,” jelasnya.
Diketahui hingga saat ini sejumlah pasar hewan disejumlah daerah tutup lantaran adanya PMK. Meski tak mengetahui secara pasti asal sapi kurban milik Gibran, pihaknya membeberkan kemungkinan sapi-sapi kurban dibeli langsung dari kandang ternak warga.
“Karena di pasar tutup nggak ada nyarinya di rumah-rumah yang bukan peternak penggemukan karena sebagian besar kena PMK tapi yang punya petani satu dua nanti nyari lagi tempat mana,” bebernya.
Sementara itu mengenai pembagian penyerahan sapi presiden, dirinya belum mendapat konfirmasi pasti.
“Kalau yang dari presiden kita nggak pernah tahu dari mana biasanya dari sekretaris telfon stafdin pak Wali kapan datangnya nunggu konfirmasi pak Wali. Nanti saya di Al Wustho, beliau bisa di Masjid Agung,” tutupnya.
Di lain tempat, Wali Kota Solo, Gibran enggan menyebut tempat ia akan berkurban di Iduladha tahun ini. Pun dengan jumlahnya, ia hanya membenarkan bahwa dirinya akan berkurban.
Saat ditanyai awak media akan berkurban hewan apa dan berapa jumlahnya tahun ini, ia tak banyak menjawab.
“Saya uwis no (sudah) yo rahasia masa disebutkan,” jawabnya singkat saat ditemui di pembayaran ganti kerugian pengadaan tanah pembangunan jalur ganda Solo-Semarang Fase 1 (Solo-Balapan-Kadipiro), Kelurahan Nusukan, Rabu (6/7/2022).







