Langkah Revitalisasi, Danau Taman Satwa Taru Jurug Dikeringkan

oleh
Danau Taman Satwa Taru Jurung Dikeringkan, Rabu (29/6/22) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Pihak Taman Satwa Taru Jurung (TSTJ) telah menguras air danau yang berada di kawasan taman, hal ini digunakan sebagai langah kecil permulaan revitalisasi yang akan dilakukan pada taman satwa tersebut.

Direktur TSTJ, Bimo Wahyu Widodo mengungkapkan, pengeurasan air danau tersebut juga sebagai pengecekan lumpur yang terdapat pada dasar danau.

“Ya kolam dikeringkan itu memang persiapan dan juga melihat seberapa jauh lumpur itu ada,” Ungkapnya saat di temui MettaNEWS Rabu (29/6/22)

“Ternyata sudah banyak banget lumpurnya, ” Imbuhnya.

Bimo mengungkapkan pengurasan air tersebut sudah di lakukan pada hari Selasa (28/6) dan akan menunggu hingga semua lumpur mengeras.

“Pengeringan itu baru saja sehari kemarin (28/6), dan itu nunggu kering biar keras agar nanti gampang mengangkut lumpurnya dengan alat berat,” Ungkapnya.

Kemudian ketika ditanya soal kapan akan dimulainya revitalisasi, Bimo enggan menyampaikan, karena keputusan semua di pemerintahan kota.

“Untuk revitalisasi nanti yang akan menjawab pak wali, kalau saya tinggal nunggu perintah, disuruh tutup maka akan kami tutup,” Ungkapnya.

Selain itu Bimo juga menjelaskan bahwa TSTJ ini sudah memenuhi bidang ke pariwisata karena sudah memenuhi 3 persyaratan.

“Jadi kalau pariwisata itu 3A yaitu attractiveness (daya tarik) berkaitan dengan apa yang di sediakan di TSTJ ini, amunitas (pendukung) berkitan dengan permainan atau kuliner yang tersedia dan yang terakhir Akses terkait mudah nya mengakses tempat, dan semua sudah di miliki TSTJ,” Jelasnya.

 

 

“Nah untuk program revitalisasi nanti misinya akan membuat semuanya yang saya sebutkan tadi lebih baik lagi,” Pungkasnya.