SOLO, MettaNEWS – Yayasan Sintesia Animalia Indonesia (SAI) memberikan puluhan ribu kilogram pakan ternak berupa rumput segar untuk ternak terdampak gempa Cianjur Jawa Barat.
Ketua SAI, Jovan Imanuel Calvary mengatakan, bantuan tersebut diberikan ke beberapa ternak seperti sapi, kambing, kuda dan domba.
“Pakan ternak ini diberikan supaya merwka bisa makan, di tengah guncangan gempa susulan. Di samping rumput, SAI juga donasi konsentrat, obat obatan dan suplemen makanan, baik untuk ternak maupun hewan domestik,” ujar Jovan, Rabu (7/12/2022).
Ternak terdampak gempa tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Desa Sarampat, Cibeuberem, Kecamatan Ceugenang dan Desa Cipanas. Selain ternak, SAI juga memberikan perlakukan khusus untuk kucing dan anjing, utamanya yang tidak bertuan.
“Kurang lebih 2 ribu kilogram pakan kering untuk anjing dan kucing, juga puluhan kaleng pakan basah (wetfood) siap meluncur ke Cianjur. Stok pakan rencananya, dipercayakan ke dokter hewan Dadang di posko hewan Cianjur Utara. Sebagian diterimakan langsung door to door di areal pengungsian,” jelasnya.
Aksi ini meruapakan aksi kedua SAI bergerak di medan bencana. Sebelumnya SAI juga memberikan bantuan saat bencana banjir Bandang dan longsor di Kabupaten Jembrana, Bali menimpa
Lebih lanjut, pihaknya akan memaksimalkan assessment dan meluaskan akses, agar bisa selalu terjun di medan bencana, utamanya support ternak terdampak.
“Kita akan respon setiap info bencana yg masuk dan memaksimalkan kemampuan untuk support. Smg akses terus bertambah sehingga kami bisa lebih banyak berbuat,” jelas Jovand.
Agenda SAI untuk kegiatan distribusi akan menetap di lokasi bencana Cianjur, selama sepekan yakni hingga Senin 12 Desember 2022.
“Support besar SAI ke Cianjur ini juga hasil sinergitas dan dukungan Animals International atau Animals Australia dalam jumlah terbatas,” ujarnya.
Sebagai informasi, SAI berdiri pada tanggal 4 Oktober 2022 yang merupakan hari hewan sedunia. Yayasan berbasis kesejahteraan hewan ini juga merupakan penggabungan dan sekaligus metamorphosis dan revolusi dari Bali Animal Defender dan Animals International.







