SOLO, MettaNEWS – Tim SAR Universitas Sebelas Maret (UNS) kini memiliki gedung baru satu lantai di jalan Kyai H. Masykur, Jebres. Gedung baru itu diserahterimakan hari ini oleh Rektor UNS, Sajidan kepada Komandan SAR UNS, Gatot Sugiyartono, Rabu (7/12/2022).
Keberadaan Tim SAR UNS menjadi sangat vital. Telah ada selama 37 tahun, Tim SAR UNS tak henti-hentinya memberikan sumbangsih dalam aksi sosial kemanusiaan. Maka sudah sepatutnya Tim SAR UNS ini memiliki gedung yang layak agar dapat menampung seluruh kegiatan yang ada.
Komandan SAR UNS, Gatot Sugiyartono mengatakan rencananya gedung tersebut akan bertambah satu lantai lagi di tahun 2023.
“Setelah 37 tahun Tim SAR UNS ada akhirnya kami punya gedung. Tadinya markas kami di Mesen dipindah ke Tirtomoyo, kemudian pindah ke Asrama Mahasiswa, lalu dibuatkan di sini. Rencana 2 lantai nanti di tahun 2023,” ujar Gatot.
Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim SAR UNS masuk ke dalam salah satu pengabdian masyarakat. Maka ada nilai plus bagi mahasiswa yang ikut serta dalam tim ini.
“Tim SAR UNS sudah mulai aktif diikuti mahasiswa kampus, ada untungnya ikut kegiatan SAR, tiap ikut operasional jamnya dihitung dan dikalkulasikan jadi pengurangan KKN,” ujarnya.
Meski berada di lingkup kampus. SAR UNS ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa maupun kalangan akademika saja yang ikut serta dalam tim ini. Dikatakan Gatot, Tim SAR UNS ini juga diikuti masyarakat umum.
“Anggota SAR UNS macam-macam, ada dosen, karyawan, alumni ditambah masyarakat yang punya potensi dan mau mengabdikan dirinya kepada kemanusiaan kita ajak bareng tidak semua dari UNS, recruitment campur,” ujarnya.
Kini Tim SAR UNS telah menambah pelatihan seperti menyelam. Hal ini bertujuan agar Tim SAR UNS dapat membantu bencana yang terjadi di air.
“Penyelenggaraan latihan diikuti berbagai kalangan yang punya visi sama kemanusiaan maka dari itu kami sering dilibatkan untuk membantu masyarakat, lalu kita tambah latihan selam,” ungkap Gatot.
Selain peresmian gedung SAR UNS, terdapat peneyerahan kartu kehormatan yang secara khusus diberikan ke-8 sosok luar biasa.
“Ada 8 orang yang menerima kartu kehormatan termasuk Sekretaris PMI Solo, Bapak Sumartono Hadinoto yang juga telah berperan membantu dalam aksi kemanusiaan,” kata Gatot.







