Wawali Solo Launching Program 4.000 Sambungan Rumah PDAM, Permudah Akses Air Bersih Warga

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Launching Program 4.000 Sambungan Rumah (SR) Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta yang digelar pada Minggu (25/1/2016) pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Perempatan Ngarsopuro.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta Agustan, Consultant Water Ambar Muryati, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Surakarta Tulus Widajat.

Program 4.000 sambungan rumah ini menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat Kota Surakarta memperoleh pasokan air bersih yang layak dan berkelanjutan. Program tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Astrid Widayani menegaskan bahwa air merupakan sumber kehidupan yang keberadaannya harus dijamin bagi seluruh masyarakat. Ia mengapresiasi berbagai program yang telah dikembangkan oleh PDAM Toya Wening sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

“Saya mengapresiasi program-program PDAM yang telah dikembangkan untuk masyarakat. Ini merupakan komitmen nyata bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama,” tutur Astrid.

Astrid menambahkan, melalui Program 4.000 Sambungan Rumah baru ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Ia juga mendorong PDAM Toya Wening untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjamin mutu air minum bagi warga Kota Surakarta.

Menurutnya, program dengan tagline “Pasang Disik, Mbayare Keril” tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjadi pelanggan PDAM. Ia berharap program ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses sambungan PDAM dengan persyaratan yang sederhana, yakni fotokopi KTP dan KK, surat keterangan dari RT setempat, tersedianya jaringan pipa PDAM, serta pembukaan tabungan di Bank Jateng Syariah.