SOLO, MettaNEWS – Getaran gempa bumi dirasakan di sejumlah wilayah di Kota Solo, Selasa (27/1/2026) siang.
Dari data BMKG gempa bumi pada pukul 13. 15.52 WIB wilayah Bantul dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukan gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo M4.5 episenter. Gempa bumi tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 Km arah Timur Bantul DIY dengan kedalaman 11.0 Km.
BMGK menginfokan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak.
Wartawan mettanews.id yang tengah berada di lapangan merasakan getaran selama sekitar lima detik pada pukul 13.15 WIB.
“Terasa sekitar 5 detik, meskipun tidak kencang, tapi terasa,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman, Yogyakarta, Klaten, Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, hingga Magelang. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG mencatat, hingga pukul 13.45 WIB, hasil monitoring menunjukkan adanya 14 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M2,0.
Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan.
Pada pagi hari sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 dilaporkan juga terjadi di wilayah Pacitan, Jawa Timur.
Berdasarkan data BMKG, gempa Pacitan terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan kedalaman 105 kilometer. Titik gempa berada pada koordinat 8,14 lintang selatan dan 111,33 bujur timur, atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.








