SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Solo Respati Ardi meninggalkan mobil dinasnya di dekat lokasi pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Mojo di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jumat (19/6/2026).
Pantauan di lokasi, mobil dinas berwarna putih milik Respati diparkir di Jalan Sungai Serang, sebelah barat Markas Brimob. Lokasi tersebut merupakan lahan pembangunan Gereja Bethel Indonesia Jemaat Mojo.
Respati menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gereja dengan menggunakan sepeda. Seusai acara, ia juga meninggalkan lokasi dengan kembali mengayuh sepeda.
Wali Kota Solo itu mengatakan sengaja tidak menggunakan mobil dinas sebagai bentuk penghematan menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Harga bahan bakar minyak naik, kami hemat tidak menggunakan mobil dinas. Mobil dinas saya titipkan di Gereja Mojo. Terima kasih. Saya titip sampai harga BBM-nya turun,” ujar Respati kepada wartawan.
Respati diketahui rutin menggunakan sepeda untuk bekerja setiap Jumat. Kebiasaan tersebut kembali ia lakukan saat menghadiri agenda pembangunan rumah ibadah di kawasan Mojo.
Dalam kesempatan itu, Respati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan toleransi, kebersamaan, serta menghilangkan ego sektoral antarkelompok masyarakat.
Menurut dia, tantangan besar masyarakat ke depan bukan lagi soal perbedaan agama, melainkan berkembangnya paham atheisme dan agnostik yang dinilai dapat memengaruhi moral generasi muda.
“Tantangan kita ke depan adalah atheisme, agnostik itu tantangan yang lebih nyata yang merusak adab dan akhlak keimanan warga. Kami prihatin banyaknya penyimpangan seksual dan penyakit masyarakat yang ini harus dilawan bersama-sama dengan seluruh kalangan agama apapun yang sangat membahayakan bagi masyarakat,” katanya.
Respati menegaskan tidak ada satu pun agama yang mengajarkan kekerasan maupun perpecahan antar sesama manusia. Pemerintah Kota Solo, lanjut dia, menjunjung tinggi kebebasan masyarakat dalam memeluk agama sesuai nilai-nilai Pancasila.
“Saya ucapkan kepada semua pihak yang sedang bekerja keras yang telah bersusah payah untuk memperjuangkan Kota Solo kondusif aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik. Mari kita tunjukkan masyarakat Solo menjunjung tinggi toleransi,” ungkapnya.
Acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Indonesia Jemaat Mojo berlangsung aman dan lancar dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.








