UMS Perluas Jejaring Global, Gandeng Universitas Arab Saudi di Forum Internasional Hong Kong

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWSUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Prince Sattam bin Abdulaziz University (PSAU) Arab Saudi, Rabu (22/4/2026).

Penandatanganan berlangsung di Shaw Auditorium, dalam rangkaian kegiatan THE Asia Universities Summit 2026 yang digelar di Hong Kong University of Science and Technology (HKUST).

Kerja sama ini menjadi langkah awal bagi kedua institusi untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup yang dijajaki meliputi riset bersama, mobilitas akademik, hingga pengembangan program bertaraf internasional.

Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Nurgiyatna, menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bagian dari strategi besar UMS dalam memperluas jejaring global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

“Penandatanganan LoI ini merupakan langkah penting bagi UMS dalam memperluas jejaring, khususnya dengan mitra strategis di Timur Tengah. Kami melihat potensi besar untuk pengembangan program bersama yang berdampak global,” urainya.

Sementara itu, Director of Rankings, Strategy, and Institutional Advancement PSAU, Abdullah Elias, menyambut positif kolaborasi ini sebagai bagian dari inisiatif Global South Partnership (GSP). Program tersebut sejalan dengan roadmap PSAU 2030 yang menitikberatkan pada lima pilar utama, yakni People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership.

Melalui GSP, PSAU berkomitmen menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan global, seperti ketahanan iklim, energi bersih, hingga kesehatan masyarakat. Kemitraan dengan UMS dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan global, khususnya di kawasan negara-negara Global South.

Momentum kerja sama di HKUST ini tidak hanya mempertegas posisi UMS dalam meningkatkan reputasi internasional, tetapi juga memperluas kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan berkelanjutan di tingkat global.