Terdampak Pelebaran Jalan Simpang Pasar Nongko, 5 Kios Rata Tak Bersisa

oleh
Pasar Nongko
5 kios di simpang Pasar Nongko telah dirobohkan dengan alat berat dan menyisakan puing reruntuhan kecil, Jumat (7/4/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Lima kios yang berdiri di atas lahan PT KAI di Jalan R. M. Said Pasar Nongko sudah rata dengan tanah, Jumat (7/4/2023) sore.

Lima kios ini terdampak pelebaran sebidang tanah kereta api yang semulanya untuk mengurai kemacetan saat Piala Dunia U-20.

Meski Indonesia batal sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Pelebaran simpang kereta api paling ruwet milik Kota Solo ini tetap berjalan. PT KAI bahkan menargetkan pelebaran ini rampung sebelum Lebaran.

Pantauan MettaNEWS pada pukul 16.00 WIB, kondisi lalu lintas area ini ramai lancar. Tidak ada penutupan jalan seperti saat perobohan kios pada Kamis (6/4/2023).

Yang tersisa kini hanya puing-puing kecil sisa bangunan dari tembok dan atap saja. Beberapa orang tampak merapikan potongan kayu dan atap seng. Mereka merupakan pemilik kios yang semula menempati lahan ini untuk mengais rezeki.

Adapun 5 kios yang terdampak pelebaran Simpang Pasar Nongko yakni bengkel, kios pulsa, warung kelontong, alat pancing dan gilingan tepung. MettaNEWS mencoba mewancarai dua dari pemilik kios yang terdampak. Namun mereka enggan untuk memberikan pernyataan lebih jauh.

MettaNEWS kemudian mewancarai salah seorang pekerja Supeltas (sukarelawan pekerja lalu lintas) bernama Maryanto. Yang setiap harinya bekerja mengurai kemacetan.

Berdasar penuturan Maryanto, pelebaran jalan Simpang Pasar Nongko merupakan langkah yang tepat.

Terlebih saat adanya penutupan Viaduk Gilingan. Volume kendaraan yang melintasi Simpang Nongko bertambah hingga sebabkan kemacetan parah.

“Sejak ada pembangunan bawah jembatan Gilingan dekat Masjid Sheikh Zayed itu sini jadi macet banget. Ya imbas dari pembangunan timur terminal Balapan ke utara juga macet,” tutur Maryanto.

Kemacetan kebanyakan terjadi saat jam berangkat dan pulang kerja maupun saat jam istirahat. Maka dengan pelebaran jalan Simpang Pasar Nongko ini, ia berharap dapat mempercepat kendaraan untuk melintas di rel kereta api Pasar Nongko.

PT KAI Beri Ganti Ongkos Bongkar Kios

Sebelumnya PT KAI memastikan uang ganti berupa ongkos bongkar bangunan kepada pemilik kios yang terdampak pembongkaran.

Manajer Humas Daop VI Yogyakarta, Franoto Wibowo menuturkan uang ganti kepada pemilik kios sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dalam penggantian bangunan di atas lahan PT KAI.

“Ini mulai kami bongkar, harapannya pekerjaannya bisa selesai sebelum lebaran. Kami siapkan lahan yang dibutuhkan, untuk pelebaran dan pengaspalannya nanti dilakukan Pemkot Surakarta,” terang Frans, Kamis (6/4/2023).

Pihaknya juga merasa ongkos bongkar yang diberikan sudah layak untuk mengganti bangunan yang dirobohkan di area 350 meter persegi itu.

“Pembiayaan untuk ganti bangunan sudah disesuaikan dengan aturan yang ada. Dari awal sudah ada kesepakatan bersama, bilamana ketika lahan itu akan digunakan masyarakat harus sudah siap. Warga terdampak juga mendapatkan hak untuk penggantian itu,” tandasnya.