Jadi Salah Satu Titik Kemacetan Terparah di Solo, Persimpangan Kereta Api Pasar Nongko Akan Dilebarkan Sebelum Final Piala Dunia U-20

oleh
kemacetan
Persimpangan kereta api Pasar Nongko menjadi salah satu titik kemacetan di Solo akan dilebarkan, Rabu (22/2/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bersama  Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Dinas Perhubungan meninjau lokasi pelebaran jalan yang merupakan salah satu titik kemacetan di Jalan Hasanudin hingga persimpangan kereta api Pasar Nongko, Rabu (22/2/2023).

Gibran mengatakan kemacetan di sekitar Pasar Nongko belum terurai dengan baik. maka dari iu pihaknya ingin proyek ini segera tersentuh. Target pengerjaan pelebaran jalan Pasar Nongko ini selesai sebelum gelaran Piala Dunia U-20 berlangsung pada Mei 2023.

“Tujuan pelebaran utamanya karena kemacetannya belum terurai. Kita mau menyelesaikan itu dulu biar ndang rampung. Ini belum terurai bayangno wae. Pak Taufiq (Dinas Perhubungan) tadi bilang sebelum Piala Dunia. Selesai bulan ini mulai tinggal motong-motong,” ujar Gibran.

Mengenai pelebaran jalan ini ia akan melakukan sosialisasi ke masyarakat bersama PT Kereta Api Indonesia, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

“Sosialisasinya nanti sama KAI, camat dan lurah. Ini kemacetannya parah termasuk terparah di Solo. Ini lagi digambar pokoke rampung cepat,” tukasnya.

Perlintasan Kereta Api Pasar Nongko Diperlancar Demi Piala Dunia U-20

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan survei terkait rencana pelebaran jalan tersebut. Ia belum bisa memastikan berapa lebar jalan yang akan disasar.

“Kalau berapa meternya tadi belum final. Dari survei tadi baru ada tindak lanjut dengan desain. Karena tadi di lapangan masih banyak diskusi,” kata Taufiq ketika dikonfirmasi MettaNEWS.

Tufiq mengatakan saat ini rencana pelebaran jalan ini masih di tahap desain. Sebab Jalan Hasanudin area Pasar Nongko saat ini menjadi rute lalu lintas terpadat semenjak Viaduk Gilingan tutup.

“Karena saat ini menjadi titik pengalihan arus kendaraan selama Viaduk Gilingan tutup. Dan ini juga untuk persiapan Manahan sebagai tuan rumah final Piala Dunia. Maka salah satu syarat jalan akses menuju Manahan harus lancar,” ujarnya.

Pelebaran jalan ini guna memperlancar akses saat final Piala Dunia U-20. Maka ia menargetkan proyek ini selesai sebelum Mei 2023.

“Persimpangan kereta api Pasar Nongko harus tertata. Target sebelum Mei selesai. Ini masih finalisasi desain,” tukasnya.