Tanggap Hadapi Kebakaran, RSUD Bung Karno Gelar Simulasi

oleh
Simulasi pengunaan apar pada ruang pasien yang mengalami kebakaran Jumat (12/8/2022) | Doc : RSUD Bung Karno Kota Solo

SOLO, MettaNEWS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Kota Solo mengelar kegiatan simulasi tanggap bencana kebakaran yang dilakukan oleh para pegawai pada Jumat (12/8/2022).

Sebanyak 80an orang peserta dari RSUD dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Solo mengikuti kegiatan ini.

Kepala seksi pelayanan medis, Lilik Prabowo mengungkapkan, kegiatan simulasi ini dilakukan dari awal penemuan api hingga evakuasi dan pemadaman.

“Kita bikin sebuah rangkaian penanganan ketika ada api, beberapa pegawai ada yang mengevakuasi pasien, mengevakuasi dokumen dan ada yang memadamkan, kita biasanya menyebutnya Kode Red,” Ungkap Lilik saat ditemui MettaNEWS di lokasi (12/8).

Selain itu Lilik mengungkapkan dalam kode red atau tanda bahaya kebakaran terdapat juga kode blue yang diisyaratkan kepada korban yang gagal jantung saat terjadi kebakaran.

“Untuk kode blue ini ada yang memerankan pasien yang terjadi serangan jantung itu, nanti dari pihak rumah sakit mengaktivasi apa saja yang harus dilakukan untuk menolong dan mengevakuasi pasien itu hingga ketempat aman,” paparnya.

Dalam kegiatan ini semua resources atau alat-alat yang terdapat pada RSUD dipergunakan seperti apar dan hidrat.

“Semua yang terlibat ada perannya, ada yang jadi pasien, ada yang jadi keluarga pasien, tenaga kesehatan, sekuriti hingga yang memegang helm merah yang bertugas untuk pemadam api, ketika ada kejadian maka semua bergerak serentak sesuai tupoksi masing-masing,” ungkap Lilik.

Sebelumnya RSUD Bung Karno juga telah melaksanakan geladi bersih pada hari Senin (8/8) Kemarin.

Lilik mengungkapkan kegiatan seperti ini memang harus ada di rumah sakit untuk terus menyiagakan pegawai dalam kondisi apapun.