SOLO, MettaNEWS – Riko Fernando Imanuel (12) bocah kelas 6 SDN Tegalharjo Nomor 187, Kecamatan Jebres Solo yang sempat hilang akhirnya ditemukan. Bocah penghuni Panti Asuhan Misi Nusantara Solo itu sempat menghilang sejak pulang sekolah sejak Senin (13/2/2023) siang hingga Selasa (14/2/2023) pagi.
Berdasarkan keterangan wali Riko di Panti Asuhan Misi Nusantara, Rachel. Riko berada di Polsek Jebres Solo sekira pukul 09.30 WIB. Pada hari saat kejadian, Riko sempat bertemu dengan dua orang wanita saat istirahat sekolah. Setelahnya saat jam pulang sekolah, Riko terlihat dibawa oleh seorang laki-laki mengendarai sepeda motor.
“Sudah ketemu barusan sekitar pukul 09.30 atau jam 10.00. Kronologi sewaktu perginya kita juga kurang tahu. Tapi pas pulang sekolah dari pihak kita pas jemput ada info dari penjaganya katanya pas istirahat ada dua cewek yang menemui Riko. Siangnya waktu pulang ada yang jemput pakai jaket sama topi laki-laki,” ujar Rachel kepada MettaNEWS, Selasa (14/2/2023).
Keterangan Dari Pihak Keluarga Soal Riko Fernando Hilang
Rachel menuturkan Riko dibawa pergi menuju kediaman laki-laki yang membawanya. Kini setelah Riko telah ditemukan. Rachel akhirnya mengetahui bahwa yang membawa Riko pergi ialah orang yang pernah bekerja di Panti Asuhan Misi Nusantara. Di mana orang ini ialah sosok yang paling dekat dengan Riko.
Sebelumnya, Rachel sempat menghubungi orang terdekat Riko untuk bertanya apakah bocah 12 tahun itu berada di rumahnya. Namun sayangnya orang yang membawa Riko tersebut mengaku tidak bersama dengan Riko. Akhirnya Rachel pun melaporkan bahwa Riko Fernando hilang ke Polsek Jebres, Solo pada malam harinya.
“Iya dibawa ke rumahnya dia. Yang kita usut orang ini pernah kerja di tempat kita tapi sudah keluar. Karena di sini anaknya dekat dengan orang ini. Tapi kemarin ketika anaknya nggak pulang sebelum kita lanjut untuk lapor kemana-mana. Kita sudah hubungi orang ini. Apa anak ini bersama dengan dia. Tapi katanya enggak. Setelah ini lapor ke pihak berwajib ternyata dia yang bawa,” ujar Rachel.
Saat ini Riko masih diperiksa di Polres Jebres Solo untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut bersama orang yang membawanya pergi sepulang sekolah. Riko juga tidak masuk sekolah hari ini.
“Riko masih di Polsek, masih diproses. Berarti iya orang yang menjemput itu ke Polsek Jebres mungkin dia tahu bahwa kita sudah lapor ke sana. Atau ada rasa gimana kok dia datang ke Polsek. Sewaktu ditelepon dari Polsek Jebres tadi dia sudah di sana,” terangnya.
Pihak SDN Tegalharjo Saol Riko Fernando Hilang
Kepala SDN Tegalharjo Jebres Solo, Muryati mengatakan pihak sekolah menerima laporan bahwa Riko Fernando hilang dari wali Panti Asuhan Misi Nusantara saat malam hari.
“Baru dapat kabarnya (Riko hilang) dari pihak panti nelfon wali kelas 6 pas malam. Pengasuh panti asuhan yang nyari. Pulang sekolah itu sini jam 13.15 WIB. Kalau infonya Riko pergi sama siapa saya kurang tahu yang penting anaknya sudah pulang. Riko pulangnya biasa antar jemput. Kadang jalan kaki lewat gang sama teman-temannya kan panti asuhannya dekat,” ujar Muryati kepada MettaNEWS, Selasa (14/2/2023).
Muryati menuturkan biasanya pihak panti menjemput Riko ke sekolah saat pulang sekolah. Namun terkadang bocah 12 tahun tersebut juga berjalan untuk pulang lantaran jarak sekolah ke panti terhitung dekat. Hanya sekitar 1 kilometer saja.
Saat mendengar kabar hilangnya Riko, Muryati menyakini bahwa Riko tidak menjadi korban penculikan. Pihaknya pun telah menerapkan SOP penjemputan dari Dinas Pendidikan Kota Solo untuk waspada dengan penculikan anak-anak.
“Anak-anak pulang jam 13.15 WIB. Gerbang selalu kami tutup ada yang jaga juga. Kalau ada anak yang pulang pasti petugas kami menunggu sampai mereka pulang semuanya. Bahkan kalau ada yang belum pulang belum ada yang menjemput kami antar ke rumah. Sesuai SOP penjemputannya sesuai arahan Dinas Pendidikan,” kata Muryati.
Kini pihak sekolah menyatakan bahwa Riko sudah ketemu dalam keadaan sehat dan masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Jebres. Muryati pun menyayangkan adanya isu penculikan yang terlanjur menyebar. Ia menghawatirkan kasus ini dapat menjadi momok yang menakutkan bagi siswa maupun orangtua siswa.
“Dari awal saya sudah optimis bukan penculikan anak ini baik-baik saja. Sekarang anaknya sudah aman, sudah di Polsek Jebres. Riko tidak masuk hari ini tapi yang penting anaknya sudah ketemu aman sejahtera kami bersyukur,” jelasnya.







