SOLO, MettaNEWS – Kolong elevated rail atau rel layang Simpang Tujuh Joglo akan miliki skatepark yang bisa digunakan untuk publik space warga Solo.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meyakini lokasi tersebut nantinya akan menjadi pusat keramaian dan menumbuhkan perekonomian baru.
“Di bawah kolongnya itu lho ada skatepark tunggunen saja. Setiap pembangunan di Solo ada dampak negative. Tapi saya yakin ramai meneh (lagi-red) atau muncul titik-titik ekonomi yang baru,” ujar Gibran Rabu (3/5/2023).
Untuk mendukung pembangunan itu, saat ini Jalan Raya Solo-Purwodadi ditutup hingga 3 bulan. Gibran pun meminta maaf atas dampak yang nantinya warga Solo rasakan.
“Saya minta maaf ada warga terdampak tapi saya yakin nantinya lokasi ini pasti ngrejekeni (membawa rezeki-red),” ujar dia.
Penutupan Jalan Raya Solo-Purwodadi ini disebabkan adanya pemasangan rangka baja Simpang Tujuh Joglo.
Gibran menuturkan tahap ini akan selesai sesuai dengan lini masa perencanaan.
“Pokoke dalam 3 bulan kita selesaikan tepat waktu. Habis itu yakin tempat itu jadi ramai dan pr9duktif jadi tempat berkumpulnya warga. Di bawah rel ada aktivitas-aktivitas,” terang Gibran.
Lewat akun Twitter pribadinya @gibran_tweet, Gibran juga mewanti-wanti warganet untuk memperhatikan infografis peralihan rekayasa lalu lintas selama Jalan Raya Solo-Purwodadi ditutup.
“Para pengendara yang melewati area Joglo dan sekitarnya bisa memperhatikan infografis berikut rute peralihan rekayasa lalu lintas untuk panduan perjalanan,” tulis Gibran dalam unggahannya Jumat (5/5/2023).
Gibran juga meminta warganet untuk tertib berlalu lintas selama penutupan jalan tersebut berlangsung.
“Penutupan dilakukan pada Kamis 4 Mei 2023 pukul 21.00 WIB hingga 20 Juli 2023. Mohon tertib berlalu lintas untuk kelancaran pembangunan Elevated Railway Palang Joglo Tahap 3.2,” tukasnya.







