SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Solo, Respati Ardi, mulai memasang stiker di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Solo. Pemasangan stiker secara simbolis dilakukan di kawasan Margorejo RW 11, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (3/6/2026).
Stiker tersebut dipasang pada rumah warga yang menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Respati menegaskan, pemasangan stiker bukan untuk memberikan stigma atau label negatif kepada keluarga penerima bantuan. Sebaliknya, langkah tersebut dimaksudkan sebagai simbol komitmen bersama dalam upaya mengentaskan kemiskinan.
“Stiker ini adalah tanda semangat kita bersama untuk mengubah nasib dan mengentaskan kemiskinan. Ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah dan komitmen pribadi saya untuk membantu warga keluar dari kemiskinan. Harapannya, stiker ini tidak selamanya terpasang di rumah-rumah tersebut,” kata Respati.
Selain pemasangan stiker, Pemerintah Kota Solo juga menyiapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satunya melalui program Rumah Siap Kerja yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
Menurut Respati, masih banyak warga yang belum memperoleh pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi belum mendapatkan penghasilan dan jaminan yang layak. Kondisi tersebut akan menjadi fokus intervensi melalui program Rumah Siap Kerja.
“Banyak warga yang belum mendapatkan pekerjaan, ada juga yang sudah bekerja tetapi belum layak. Melalui Rumah Siap Kerja, kondisi ini akan kami intervensi agar mereka memiliki kesempatan kerja yang lebih baik,” ujarnya.
Program Rumah Siap Kerja, lanjut Respati, terus dioptimalkan untuk membuka akses kerja bagi warga Solo, baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah peluang kerja telah tersedia di berbagai negara seperti Jepang, Turki, dan Tiongkok, serta kawasan industri di dalam negeri seperti Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang dan Solo Techno Park.
“Intinya, Rumah Siap Kerja hadir untuk menyalurkan tenaga kerja, baik ke dalam negeri maupun luar negeri, sehingga masyarakat memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidupnya,” pungkasnya.
Melalui pemasangan stiker dan penguatan program pemberdayaan ekonomi, Pemerintah Kota Solo berharap keluarga penerima bansos dapat bertransformasi menjadi keluarga mandiri dan secara bertahap keluar dari lingkaran kemiskinan.








