Dinas Pendidikan Kota Solo Ubah Jam Sekolah 21 SD yang Terdampak Penutupan Simpang Joglo

oleh
PPDB
Ilustrasi siswa SD | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Pendidikan Kota Solo menetapkan jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sementara untuk 21 sekolah dasar (SD) yang terdampak penutupan Simpang Joglo mulai Senin (24/7/2023).

21 sekolah ini terbagi menjadi SD negeri dan swasta. Yakni SDN Joglo, SDN Kadipiro, SDN Sambirejo, SDN Sekip, SDN Gebang, SDN Banyuagung 1. SDN Banyuagung 2, SDN Nusukan, SDN Nusukan Barat, SDN Prawit 1 dan SDN Prawit 2.

Lalu SDN Al Islam 3 Gebang, SDN Al Islam 4 Kadipiro, SDN Muhammadiyah 3 Nusukan, SDN Muhammadiyah 22 Seruni, SDN Tirtoyoso. SDK Sato Valentinus, SDN Manahan. SDK Kalam Kudus, SDI Al Abidin dan SD ICT AI Abidin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dian Rineta menyebut perubahan semebtara jam KBM SD ini dilakukan guna mengurangi kemacetan yang terjadi sejak Simpang Joglo ditutup pada 15 Juli 2023.

“Dikarenakan penerimaan siswa baru sudah zonasi, sehingga untuk yang mengalami perubahan sementara yang langsung berdampak dengan penutupan Palang Joglo. Maka KBM SMP tetap jam 7.00 WIB dan SD yang terdampak jam 7.30 WIB,” ujar Dian kepada MettaNEWS, Sabtu (22/7/2023).

Lebih lanjut, pihaknya akan mengevaluasi perubahan sementara jam KBM SD ini setiap 3 sampai dengan 5 hari sekali.

“Kalau masih terjadi kemacetan akan diperluas sekolah-sekolah yang mengalami perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar,” imbuhnya.

Dinas Pendidikan Kota Solo mengimbau agar para guru di 21 sekolah dasar yang terdampak penutupan Simpang Joglo untuk hadir lebih awal untuk membantu menerima siswa.

Selain itu pihaknya juga melarang orang tua menunggu di sekolah dan hanya dizinkan untik mengantar dan menjemput saja.

“Bapak ibu guru membantu memastikan jalan di depan sekolah atau di sekitar sekolah agar tidak ada yang parkir,” tukasnya.