SUKOHARJO, MettaNEWS – Usai ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru, Sukoharjo pada Minggu (25/9/2022) pukul 18.20 WIB, situasi terkini di TKP kembali kondusif.
Berdasarkan pantauan MettaNEWS, garis polisi telah dilepas pada hari ini, Senin (26/9) pukul 11.45 WIB. Hal ini menandakan proses olah TKP telah selesai dilakukan. Tidak ada penjagaan dari satuan Brimob, terkini situasi kembali normal.
Akibat ledakan petang kemarin kaca pintu satu unit unit mobil Hyundai putih bernomor polisi F 1111 QA pecah. Selain itu lampu bagian depan mobil yang terparkir di lokasi kejadian ini hitam terbakar. Ditemukan darah korban yang mengering di area saluran air pekarangan kosong milik Aspol.

Menurut keterangan salah satu warga Telukan Bakir (65) keadaan di arah gang masuk menuju TKP ledakan sudah berjalan normal sejak pagi. Masyarakat beraktivitas seperti sedia kala dan mulai berlalu lalang usai tak lagi ada penjagaan dari satuan Brimob.
“Kemarin petang saya dengar ledakan keras sekali sekitar 2 kilometeran, saking kerasnya saya kira ya bom di Asrama Polisi, kalau trafo meledak ya nggak sekeras itu bunyinya sekitar jam 6 an lah,” terangnya.
Lantaran sudah kondusif, Bakir yang sehari-harinya berkeliling menyediakan servis kompor gas kembali beraktivitas.
“Saya ini akhirnya keliling ini setelah aman, jalannya juga sudah nggak diportal kalau tadi malam kan ditutup, ramai sekali banyak yang datang, orang-orang sini juga pada keluar, tapi mulai pagi tadi sudah normal,”terangnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan proses identifikasi telah selesai sehingga situasi di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo kembali normal.
“Situasi TKP saat ini sudah normal kembali, proses identifikasi inafis maupun labfor sudah selesai dan tidak ada kejadian yang menonjol di wilayah Sukoharjo termasuk masyarakat sekitar sudah melaksanakan aktivitas seperti biasa,” terang Kombes Pol Lutfi dalam konferensi pers, Senin (26/9/2022).
Pihaknya kembali menegaskan ledakan di dekat asrama polisi Grogol tersebut dipastikan tidak terkait aksi terorisme. Terkini sisa barang bukti ledakan telah dilakukan disposal atau dimusnahkan.
“Dipastikan bukan bom dan tidak terkait terorisme. Saya harap masyarakat tidak usah resah, memang benar ledakan itu bukan bom dan teror,” pungkasnya.








