SOLO, MetaNEWS – Beberapa waktu ini, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menggunakan motor listrik untuk berangkat ke kantor di Balai Kota Surakarta.
Teguh punya alasan khusus memilih menggunakan motor listrik yang dibelinya beberapa bulan yang lalu.
“Oh iya saya hampir setiap hari naik motor dari rumah dinas ke kantor saya di Balai Kota,” tutur Teguh.
Teguh mengungkapkan alasannya memilih pakai motor listrik ini lebih simpel digunakan untuk mengunjungi warga.
“Soalnya nanti kalau meninjau masuk-masuk ke kampung itu tidak ribet. Lebih nyaman blusukan masuk kampung kalau pakai sepeda motor,” jelasnya ketika ditemui di Loji Gandrung, Selasa (12/10/2022).
Teguh bercerita saat blusukan terkadang tidak ditemani ajudan ataupun menggunakan baju dinas agar masyarakat lebih bebas dan tidak sungkan menyampaikan uneg-unegnya. Teguh menyebut sudah sempat blusukan pakai motor listrik ke daerah Baluwarti.
“Ya sendirian, nanti kalau ajudan mau ikut biar cari kendaraan, soalnya memang dari Pemerintah belum menganggarkan untuk pengadaan mobil ataupun motor listrik,” paparnya.
Meskipun belum dianggarkan, Teguh mengimbau pada dinas-dinas yang mobilitasnya tinggi seperti Puskesmas, dan kelurahan-kelurahan.
“Tapi ya raisoh nggo yak yakan (tidak bisa dipakai untuk kebut-kebutan). Ya ngapain tha buru-buru kalau perbandingannya paling cuma lebih cepat 2-3 menit. Antara ngebut dan jalan normal jaraknnya ya ga lebih dari 5 menit,” ungkapnya.
Perjalanan dari rumah dinas Wawali hingga kantor Balai Kota, lanjut Teguh hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.
“Saya rasakan kecepatan yang paling enak ya di 40 gigi satu. Tapi kalau ada tanjakan sedikit ya pindah ke gigi 2 biar kuat nanjak,” jelasnya.
Menurut Teguh, ia akan sering menggunakan motor listrik dalam beraktivitas untuk sedikit berkontribusi mengurangi polusi.
“Ya kalo cuaca bagus ya naik, gitu saja. Soalnya duwe ra dinggo ngapain,” pungkasnya.








sip