SOLO, MettaNEWS – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta meninjau proyek pembangunan masjid taman Sriwedari Solo, Jumat (10/6/2022).
Dipimpin Ketua Fraksi PDI Perjuangan YF. Sukasno, anggota fraksi didampingi panitia pembangunan mengitari seluruh bangunan masjid yang sudah jadi 80 persen tersebut.
YF. Sukasno mengatakan sebelum melakukan kunjungan pihaknya mengirimkan surat permohonan izin untuk melihat proyek masjid Sriwedari.
“Melanjutkan semangat pembangunan sebelum ini kami sudah menyerahkan dana gotong royong dari 30 anggota fraksi. Tidak perlu kami sebutkan nilainya. Tapi niat membangkitkan semangat yang kami bawa di sini,” terang Kasno ketika ditemui di proyek masjid Sriwedari.
Ketua Komisi III DPRD Surakarta ini menjelaskan, tujuan kunjungan dengan mengajak seluruh anggota fraksi sebagai pemicu semangat untuk semua agar ikut berperan dalam merampungkan pekerjaan proyek masjid Sriwedari.
“Dengan melihat langsung dan penjelasan dari bu Sita yang mempunyai background di proyek pembangunan dan tahu betul secara teknis ya kita bisa melihat kalau sudah bisa difungsikan untuk sembahyang, hanya kurang sedikit dananya,” tutur Kasno.
Kasno memaparkan Fraksi PDI Perjuangan akan berunding dan bermusyawarah dengan pemerintah, juga akan mengajak fraksi lain di dewan untuk meninjau masjid Sriwedari.
“Kalau di dewan semua sepakat bahwa apapun yang ada di Sriwedari ini harus kita dukung sesuai dengan regulasi yang ada,” tandas Kasno.
Mengenai pembentukan tim khusus, Kasno menyebut belum diperlukan karena sudah jelas apa yang dibutuhkan untuk merampungkan pembangunan proyek ini.
“Artinya sebenarnya kurang dana berapa untuk bisa berfungsi walaupun belum finishing ide. Tapi nanti jika sudah bisa berfungsi masyarakat bisa menggunakan masjid ini,” ujarnya.
Kasno mengungkapkan pihaknya akan rapat dengan panitia terutama tim teknis yang paham betul kira-kita kurang berapa hingga selesai.
Dana gotong dan kunjungan ke masjid Sriwedari dijelaslan Kasno sebagai salah satu bentuk mendorong masyarakat.
“Tempat ibadah ini akan jadi miliknya masyarakat Kota Surakarta. Yo ayo ndang dirampungke dengan kekuatan gotong royong kita,” urainya.
Hasil dari kunjungan ini lanjut Kasno akan disampaikan pada Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX. Hadi Rudyatmo.
“Kita akan sampaikan kpndisi seperti ini dan monggo pak Rudy dan seluruh kader partai kita mobilisasi untuk urunan gotong royong,” terangnya.
Mendampingi dalam kunjungan, Humas Pantia Pembangunan, Her Suprabu menyebut selama ini anggaran pembangunan murni dari CSR, masyarakat dan pihak yang tidak mengikat.
“Sejak awal memang dikonsep seperti itu. Kalau sesuai kontrak kan Rp 165 miliar ya meskipun untuk prosentase pengerjaan sudah 85 persen jadi kurang 15 persen untuk finishing. Tapi secara material semua sudah ada tinggal pasang,” jelas Her Suprabu didampingi panitia pembangunan Farid Sunarto.
Untuk menutup kekurangan dana, Her menyebut selama ini cukup banyak elemen masyarakat, komunitas, perorangan yang sudah bergotong royong menyumbang. Hanya saja lanjut Her bantuan dana sempat banyak yang terhenti karena pandemi.
“Kami tidak menutup mata pada semua pihak yang selama ini sudah menyalurkan CSR nya. Juga untuk pihak yang berkomitmen akan memberikan CSR nya memang sedikit terkendala karena pandemi. Harapannya dengan meredanya pandemi ini perekonomian segera pulih agar banyak pihak bisa ikut berpartisipasi lagi,” pungkas Her








