Seleksi Kesehatan Calon Jemaah Haji Ketat, Belekan Pun Bisa Berujung Keberangkatan Tertunda

oleh
Para jemaah haji kloter pertama yang sampai di asrama haji donohudan Jumat (3/6/2022) | MettaNEWS / Kevin Rama

BOYOLALI, MettaNEWS – 2500 jemaah calon haji dari embarkasi Donohudan telah sampai di tanah suci, tepatnya di Madinah, Rabu (08/6/22). Namun, karena berbagai sebab, ada 16 jemaah yang tertunda keberangkatannya. Jika permasalahan mereka bisa selesai di masa pemberangkatan, petugas akan menyusulkan mereka sesuai ketersediaan kursi.

Koordinator Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Sarip Syamsul Samsudin saat ditemui wartawan Rabu (08/6) di Asrama haji Donohudan.

Ia menyampaikan Keberangkatan sampai saat ini sebanyak 7 kloter dengan jumlah 2.500 jemaah. , sedangkan kedatangan yang teecatat 8 kloter dengan jumlah total 2.840 jemaah dan 32 petugas haji.

“Untuk satu kloter yang belum berangkat yaitu kloter ke 8, nanti malam akan diberangkatkan. Kalau sudah 8 kloter nanti berarti total jemaah berjumlah 2.840 orang, ditambah 32 petugas yang mendampingi,” ungkap sarip.

Tentang jemaah yang gagal berangkat sesuai jadwal, Sarip merinci 4 orang karena dirujuk ke rumah sakit. Dua orang dari kloter 5 dan 6 dirawat di RS TNI AU dan 2 jemaah dari kloter 8 di RS Moewardi. Yang ke RS tni AU karena konjungtivititis (sakit mata, belekan -red) dan anemia,” ungkapnya.

Masih ada 8 jemaah kloter 6 asal Grobogan yang sudah negatif Covid-19 sedang menunggu kekosongan slot dan 1 orang yang menunggu perbaikan paspor.

Sarip juga mengatakan, sebelumnya terdapat 3 jemaah di kloter 7 yang diobservasi oleh bidang kesehatan Asrama dan sekarang keadaannya sudah baik, namun mereka tertinggal keberangkatannya.

“Memang masalah kesehatan menjadi sesuatu yang penting di sini. Jemaah calon haji harus dipastikan kesehatannya dulu, kalau sudah sehat, fisik sudah siap, nanti sudah layak terbang, akan segera kita sesuaikan pada jadwal kloter selanjutnya,” jelasnya.