Selain Bertabur 5 Ribu Lampion, Malam Tahun Baru Imlek 2023 Diwarnai Pesta Kembang Api dan Panggung Besar di Balai Kota Solo

oleh
Kembang api
Pesta kembang api di Malam Tahun Baru Imlek 2017 | Dok Soloevent

SOLO, MettaNEWS – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek tahun 2023 akan diwarnai dengan pesta kembang api saat malam Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 22 Januari 2023 di depan Balai Kota Solo.!

Hal ini disampaikan Panitia Imlek 2023, Sumartono Hadinoto Jumat (16/12/2022). Dikatakan Sumartono, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka telah memberi restu untuk penyalaan kembang api di malam Tahun Baru Imlek 2023 mendatang.

“Kita sudah minta izin ke Mas Wali dan sudah diizinkan ada penyalaan kembang api di Tahun Baru Imlek 2023. Memang tradisinya sebelum dulu ada larangan pakai kembang api kita selalu pakai kembang api sampai akhirnya di tahun depan kami bisa lagi menyalakan kembang api,” jelasnya.

Selain penyalaan kembang api, panitia Imlek 2023 juga akan menyediakan panggung besar di depan Balai Kota Solo.

“Kami adakan panggung besar di depan Balai Kota sama ada Liong Barongsai, kemarin pun (2022) tidak ada kembang api, biasanya kalau ada kembang api kami tidak mengadakan acara,” terang Sumartono.

Sumartono menyebut perayaan malam Tahun Baru Imlek 2023 akan dikonsep sedemikian rupa tanpa ada upacara khusus.

“Konsep penyalaan kembang api, karena dini hari maka pihak yang dulu-dulu seperti Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan ikut serta tidak perlu pakai upacara tertentu,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai perayaan malam Tahun Baru 2023, pihaknya juga akan mendukung apabila diminta bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solo. Salah satunya agenda Car Free Night (CFN). Namun secara keseluruhan pihaknya belum ada koordinasi mengenai CFN ini.

“Car Free Night misal Pemkot minta kerjasama kami akan dukung program mereka, tentunya kami panitia Natal dan Imlek apapun kebutuhan Pemkot kami sebagai masyarakat Solo ingin berkontribusi dan siap mendukung khususnya program Mas Wali, Pak Wawali apalagi program kebhinekaan toleransi kami ikut mengambil bagian,” tukasnya.