Satpol PP Siapkan Antisipasi Petasan dan Keamanan Lingkungan Malam Tahun Baru

oleh
oleh
Imlek
Puluhan ribu manusia saksikan pesta kembang api malam Tahun Baru Imlek 2574/2023 depan Balai Kota Solo, Sabtu (21/1/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surakarta menyiapkan antisipasi petasan dan ketertiban masyarakat pada malam Tahun Baru 2023/2024.

Kepala Satpol PP Arif Darmawan menjelaskan Pemerintah Kota Solo telah mengadakan rapat koordinasi bersama stakeholder terkait. Untuk persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023/2024.

“Kita all out untuk mendukung pengamanan dan ketertiban masyarakat saat Natal dan Tahun Baru. Ada beberapa posko kita dirikan. Koordinasi terus kita jalankan. Seperti dengan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, PMK, BPBD, Linmas dan stakeholder terkait,” ujar Arif.

Untuk PAM Tahun Baru, Arif mengungkapkan akan ada apel gelar pasukan jelang pergantian tahun.

“Kita jadwalkan apel gelar pasukan pukul 17.00 WIB dengan Pak Wali atau Pak Wakil sebagai pembinanya. Apel ini untuk memantapkan kesiapan kita,” terang Arif.

Pada pengamanan ini, Satpol PP akan kerahkan seluruh potensi.

“Patroli tidak hanya di jalan-jalan utama. Tetapi juga masuk ke wilayah-wilayah dan lingkungan,” ujarnya.

Pemkot Solo larang penyalaan petasan tanpa izin

Arif menyampaikan beberapa hasil evaluasi tahun lalu. Ada beberapa gangguan di lingkungan dari suara petasan pada malam tahun baru.

“Ada beberapa gangguan di lingkungan yang akan kita minimalisir dengan potensi dari Koramil, Polsek, Linmas dan teman-teman satgas bina mitra dengan Satpol PP. Biasanya laporan dari masyarakat yang masuk ke ULAS itu petasan. Jangan sampai masyarakat terganggu dengan bunyi petasan, yang bisa jadi membahayakan juga. Karena di lingkungan kampung itu ada orang tua, anak kecil, bayi mungkin juga ada orang sakit. Kita harus antisipasi, juga pesta kembang api illegal. Kita fokuskan untuk kembang api di tempat terbuka. Untuk Solo ya di Ngarsapura dan Balai Kota,” urai Arif.

Pihaknya juga telah koordinasi terkait pasar tumpah PKL atau pedagang UMKM yang mengadu untung pada malam tahun baru. Arif mengungkapkan penutupan area tertentu seperti jalan Jenderal Sudirman akan mulai dari pukul 21.00 hingga 24.00 WIB.

“Mulai kita antisipasi patroli dari kawasan Slamet Riyadi dan Jenderal Sudirman. Biasanya untuk teman-teman PKL langsung gelar lapak. Termasuk PAM di beberapa lokasi panggung antara lain Balai Kota, Ngarsapura. Untuk sterilisasi PKL di bahu jalan juga sudah kita koordinasikan dengan Dinas Perdagangan dan wilayah setempat. Karena tidak mungkin ada kerumunan tanpa ada penjual. Maka kita fokus di titik-titik PKL. Karena kita minta potensi wilayah artinya warga kelurahan juga bisa muncul,” pungkasnya.