SOLO, MettaNEWS – Ribuan umat Muhammadiyah mengikuti salat Idul Adha di lapangan Pamedan Mangkunegaran, Solo, Rabu (28/6/2023) pagi.
Pantauan MettaNEWS, jemaah salat Id mulai berdatangan sekira pukul 05.00 WIB. Salat yang dipimpin dan dikhatibi Muhammad Hanif Halimi itu dimulai pukul 06.22 WIB.
Adapun pesan yang disampaikan pada pelaksanaan salat Idul Adha 1444 H ini ialah tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS. Yang telah melaksanakan syariat agama Islam yakni berkurban.
“Alhamdulillah sudah kita laksanakan salat Idul Adha ada beberapa pesan yang penting kita jadikan pengingat bersama. Tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS yang harus kita ikuti kita laksanakan di antaranya syariat yang sampai saat ini kita laksanakan yakni ibadah haji kemudian penyembelihan hewan kurban itu merupakan sunah daripada beliau Nabi Muhammad SAW dan juga Nabi Ibrahim AS,” seru khatib Muhammad Hanif di hadapan ribuan jemaah.
Khatib pun menyampaikan tentang bagaiamana Nabi Ibrahim AS memegang teguh prinsip perintah dari Allah SWT yang Nabi Ibrahim AS laksanakan dengan sebaik setulus hati.
Yang kemudian terlahirlah keterunan-keturunan dari Nabi Ibrahim AS orang-orang yang saleh yang jadi nabi dan rasul.
“Maka kalau kemudian kita mengikuti keluarga kita kita didik dengan baik kemudian dengan bagus. Jadi kelak keturunan kita akan jadi orang yang baik saleh senantiasa menjaga perintah-Nya Allah SWT,” sambungnya.
Salah satu jemaah asal Jogja, Octo Veryal (43) mengaku memilih lapangan Pamedan Mangkunegaran untuk salat Idul Adha lantaran lokasi ini merupakan ikon Kota Solo.
“Karena kita jemaat Muhammadiyah jadi salatnya ya hari ini pilihannya. Terus selain itu juga karena kemarin sudah wukuf di Arafah. Pemilihan tempat kebetulan orangtua saya datang dari luar kota. Sehingga kami mau nyari tempat yang lebih ada ikon Kota Solonya jadi lebih bersejarah kita salatnya di Mangkunegaran. Biasanya saya salatnya di Jogja,” ujar Octo.
Sementara itu, Fathul Hadi, Ketua Penyelenggara Ranting Muhammadiyah Keprabon menyebut pada tahun ini Balai Muhammadiyah menyembelih 4 sapi dan puluhan ekor kambing.
“Penyembelihan di Balai Muhammadiyah ada di Nur Rohman Nur Rohim di semua wilayah Keprabon ada 4 tempat. Nanti kalau kambing biasanya mendadak,” katanya.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan hari ini. Total di wilayah Keprabon terdapat 20 ekor kambing yang akan disembelih di masjid, langgar dan mushola Muhammadiyah.
“Pembagian di Keprabon dan daerah yang membutuhkan seperti Wonogiri. Masih ada umat di bawah garis kemiskinan,” pungkasnya.







