Revitalisasi Keraton Surakarta Segera Mulai, Nantinya Alun-alun Tanpa Pedagang dan Minim Pohon

oleh
oleh
revitalisasi Keraton Surakarta
ISKS Pakubuwono XIII (duduk) bersama putra mahkota KGPH Purbaya (kiri) usai bersepakat dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dan Kepala Balai PPW Jawa Tengah Kuswara tentang revitalisasi Keraton Surakarta. | dok Pemkot

SOLO, MettaNEWS – Revitalisasi Keraton Surakarta, bakal mewujud sekitar bulan September atau Oktober mendatang. Dengan anggaran Rp 35 miliar, Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan akan berbenah kembali seperti kondisi di masa lalu. Sejumlah pohon, lahan parkir dan kios pedagang bakal lenyap.

Pada Rabu (26/7/2023) Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menandatangani naskah kerja sama dengan Keraton dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Jawa Tengah.

Dalam pertemuan di Hotel Novotel itu, hadir ISKS Pakubuwono XIII disertai putra mahkota KGPH Purbaya. Dari Balai PPW hadir Kepala Balai, Kuswara.

Gibran, usai menandatangani perjanjian, kepada wartawan menyebut semua persiapan revitalisasi Keraton sudah matang. Tidak ada lagi kendala, sehingga dalam waktu satu dua bulan sudah bisa mulai. Beberapa waktu kemarin dia bahkan sempat melaporkan rencana tersebut ke Presiden Jokowi.

“Semua sudah setuju, sepakat dan bisa segera mulai. Awalnya alun-alun dulu, nanti semua. Tidak ada hambatan, nanti anggarannya dari APBN,” ujarnya.

Mengenai porsi Pemkot Solo dalam proses revitalisasi, seperti memindahkan pedagang yang berada di kawasan Alun-alun. Begitu juga area parkir yang saat ini ada di Alun-alun Utara, tidak akan bertahan.

“Memang nanti harus relokasi ya. Pokoknya semua yang dulu tidak ada ya kita hilangkan. Soal relokasi, jangan khawatir sudah kita pikirkan,” tandasnya.

Kepala Balai PPW, Kuswara pun memaparkan, revitalisasi Alun-alun Keraton Surakarta bisa segera mulai. Berawal dari proses lelang yang kemungkinan makan waktu 1-2 bulan, dan pemenang lelang bisa segera bekerja. Karena perencanaan, anggaran dan apa pun yang diperlukan sudah tersedia.

“Anggarannya Rp 35 miliar dari APBN tahun ini dan tahun depan. Konsepnya Alun-alun akan kembali menjadi ruang terbuka. Di sekitarnya untuk pedestrian,” jelasnya.

Revitalisasi Keraton Surakarta,  Pohon-pohon Ditebangi

Sementara itu KGPH Purbaya mengaku pihak Keraton sangat menghargai langkah pemerintah merevitalisasi Keraton.

“Iya. Keraton sepakat, semua sudah satu suara. Kita semua senang kalau Alun-alun nantinya bisa bermanfaat untuk Kota Solo dan masyarakat. Kalau masih ada pihak yang bersuara macam-macam, abaikan saja,” ujarnya.

Purbaya pun menyebutkan gambaran wujud alun-alun ke depan seperti apa.

“Kalau dulunya kan lapangan pasir, dan hanya ada sepasang pohon beringin di tengah. Ringin kurung. Jadi nanti tanpa pagar,  juga tidak ada pohon-pohon di sekeliling,” tandasnya.