Resmikan Gedung Baru GKJ Danukusuman, Walikota Gibran Berharap Gereja Jadi Wadah Penyelesaian Masalah Sosial 

oleh
oleh
Walikota Gibran resmikan gedung baru GKJ Danukusuman Solo | dok Humas Pemkot Solo

SOLO, MettaNEWS – Walikota Solo Gibran Rakabuming meresmikan Gereja Kristen Jawa Danukusuman Surakarta, Selasa (2/8/2022). Gibran bersama beberapa tokoh masyarakat menandatangani prasasti serta melakukan pengguntingan untaian bunga melati. 

Gedung GKJ Danukusuman berada tidak begitu jauh dari gedung gereja yang lama, yakni terletak di Jl. Dewi Sartika No. 38 Surakarta.

Hadir dalam peresmian tersebut, beberapa tokoh masyarakat setempat, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), Ketua Badan Antar Gereja-gereja Kristen Surakarta (BAGKS) Pendeta Anton Karundeng dan Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana.

“Meskipun saat ini angka covid kembali naik, silahkan saja seluruh acara berjalan seperti normal. Tadi saya dengar kapasitasnya 600 umat, diatur saja. Saya kira tidak perlu ada pembatasan-pembatasan terlalu ketat. Yang paling penting jemaatnya yang belum booster segera vaksin dan tetap gunakan masker,” tegas Gibran dalam sambutannya. 

Gibran menyampaikan untuk aparat pemerintahan di Danukusuman Kecamatan Serengan bisa mengatur agar jemaat GKJ Danukusuman mendapatkan akses vaksin booster.

“Jadi tidak perlu takut beribadah di gereja, saya lihat varian baru ini hampir mirip flu biasa. Booster ini lebih untuk menjaga lansia dan anak-anak. Silahkan beribadah seperti normal, ramai-ramai tidak apa-apa. Pokoknya kita ingin semua kegiatan berlangsung normal,” imbuh Walikota.  

Dengan berdirinya bangunan baru GKJ Danukusuman, Gibran mengaku ikut senang karena jemaat bisa mempunyai tempat ibadah yang lebih representatif. 

“Saya silaturahmi ke bangunan yang lama sebelum Natal kemarin, tempatnya masih kecil sekarang lebih megah dengan kapasitas lebih besar. Harapannya jangan sampai kegiatan-kegiatan dibatasi hanya karena covid, dan gereja juga menjadi tempat untuk berkumpulnya warga menyelesaikan masalah-masalah sosial, ” tutur Gibran. 

Gereja Kristen Jawa Danukusuman selama 40 tahun menempati lokasi di aula SD dan SMP Kristen 5 Danukusuman. Pendeta GKJ Danukusuman, Pdt. Uri Christian Sakti Labekti S.Si.,M.Sn. menjelaskan bangunan gereja yang baru melambangkan Bahtera Nabi Nuh dan tanpa pagar. 

“Visi misi kami menjadi gereja yang ajur ajer menghidupi filosofi Jawa. Ajur dengan makna menghancurkan keegoisan diri, ajer dengan harapan gereja yang berbaur dengan masyarakat. Kita ingin gereja ini menjadi bagian masyarakat dalam moderinasi agama, kehidupan, budaya, seni dan seterusnya,” ungkap Pdt. Uri. 

Setelah diresmikan, Pdt Uri melanjutkan rencananya akan diuji coba untuk digunakan beribadah pada tanggal 7 Agustus 2022 nanti. 

“Ya setelah peresmian, kita akan ujicoba, karena mesti ada pembenahan. Kita juga berusaha  membangun gereja yang ramah lingkungan, dan tidak menggunakan AC,” jelas Pdt. Uri. 

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana yang terus menjalin silaturmi dengan jemaat GKJ Danukusuman mengapresiasi diresmikannya gedung Gereja GKJ Danukusuman yang baru. 

“Umat Danukusuman itu bagaikan keluarga bagi saya lewat jalinan silaturahmi dalam waktu yang sudah lama. Minimal setahun sekali saya sowan kemari. Dengan gedung yang baru ini wujud saling nyengkuyung dan ketika saudara kita bahagia maka kita pun ikut bahagia dan kita bergerak bersama untuk menebarkan manfaat bagi sesama,” pungkas Eva.