QRIS Pocket Netzme Mulai Dipakai untuk Bayar Parkir di Empat Ruas Jalan Solo

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Digitalisasi pembayaran parkir mulai diterapkan di sejumlah ruas jalan Kota Solo. PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta menghadirkan QRIS Pocket Netzme bagi juru parkir.

Pada tahap awal, sebanyak 85 unit QRIS Pocket digunakan oleh juru parkir yang beroperasi di empat ruas jalan, yakni Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr Rajiman.

Penyerahan simbolis perangkat tersebut dilakukan di halaman Kantor Dishub Kota Surakarta, Jumat (18/9/2026), dalam rangkaian kegiatan Dishub Fun Run untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas).

Implementasi QRIS Pocket menjadi bagian dari transformasi layanan perparkiran di Kota Solo. Masyarakat kini memiliki pilihan pembayaran secara non-tunai melalui QRIS, sementara transaksi menggunakan uang tunai tetap tersedia.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, transaksi digital juga diharapkan membantu pencatatan pembayaran parkir sehingga tata kelola perparkiran dapat dilakukan secara lebih transparan.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mengatakan penerapan pembayaran digital bagi juru parkir merupakan bagian dari upaya transformasi tata kelola perparkiran di Kota Solo.

“Penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga mendukung pencatatan pemasukan serta pembagian hasil parkir,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Bank Indonesia KPw Solo Pramudya Wicaksana, Kepala Bank Jateng Solo Septo, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Taufiq Muhammad, serta Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme Pribadie Utomo.

Dari sisi teknologi, QRIS Pocket Netzme dirancang sebagai perangkat pembayaran yang ringkas dan portabel untuk mendukung transaksi di lokasi dengan mobilitas tinggi.

Perangkat tersebut mendukung sejumlah metode transaksi QRIS, yakni QRIS MPM (Merchant Presented Mode), QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM (Customer Presented Mode).

Melalui QRIS MPM, masyarakat dapat melakukan pembayaran dengan memindai kode QR yang ditampilkan pada perangkat. Sementara QRIS TAP memungkinkan transaksi dengan metode tap berbasis NFC pada perangkat yang kompatibel. Adapun QRIS CPM memungkinkan kode QR pembayaran dari aplikasi pengguna dipindai oleh perangkat.

Ketersediaan masing-masing metode bergantung pada fitur yang diaktifkan serta dukungan aplikasi dan perangkat yang digunakan.

Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme Pribadie Utomo mengatakan karakter QRIS Pocket yang ringkas dan mendukung berbagai metode pembayaran sesuai dengan kebutuhan layanan parkir yang memiliki mobilitas tinggi.

“QRIS Pocket merupakan salah satu inovasi terbaru Netzme yang kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi, seperti layanan parkir. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan, kami berharap teknologi ini dapat mendukung digitalisasi pembayaran parkir sekaligus memperluas penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Pribadie.

Bagi juru parkir, desain portabel QRIS Pocket memungkinkan penerimaan pembayaran digital secara langsung di lokasi pelayanan. Sedangkan bagi masyarakat, kehadiran QRIS memberikan alternatif pembayaran tanpa harus menyiapkan uang tunai.

Implementasi tahap awal di empat ruas jalan tersebut sekaligus menjadi langkah Netzme dalam memperluas pemanfaatan transaksi digital pada layanan publik sehari-hari.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia dan ekosistem pembayaran, Netzme berharap solusi pembayaran digital dapat semakin mudah digunakan masyarakat sekaligus mendukung pencatatan transaksi yang lebih tertata.