SOLO, Metta NEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming positif covid. Sejak hari Jumat (4/3/2022), Wali Kota Gibran tidak menghadiri kegiatan yang menjadi agenda Pemerintah Kota Surakarta dan digantikan oleh Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ahyani.
Wakil Wali Kota Teguh Prakosa menjelaskan untuk tugas-tugas yang seharusnya dihadiri oleh Wali Kota sudah dilimpahkan padanya dan dinas terkait.
“Kalau itu mengalir saja, mengalir dalam arti kegiatan-kegiatan yang protokoler, menghadiri acara, pertemuan dan menerima tamu dinas sepanjang beliau isoman otomatis dilimpahkan pada kami. Itu saja, tidak ada yang aeh, biasa-biasa saja saya kira,” jelas Teguh ketika ditemui di Balai Kota, Senin (7/3/2022).
Teguh mengaku baru mendapat kabar konfirmasi kondisi Gibran pada Minggu (6/3/2022) malam.
“Semalam pulang dari acara BMX, saya di WA beliau hasilnya PCR nya. Beliau juga mengatakan sudah WA ke teman-teman media menyampaikan hasilnya positif,” ungkap Teguh.
Teguh mengatakan, Gibran tidak menyampaikan bagaimana kondisinya apakah bergejala atau tidak. Saat ini lanjut Teguh, Gibran tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas Loji Gandrung.
“Sama seperti saat terpapar sebelum ini, beliau isoman di Loji Gandrung. Minimal ya 7 hari. Kalau omicron ini kan berbeda dari yang kemarin, tergantung kondisi fisik. Artinya gejalanya tidak begitu berat,” tuturnya.
Kondisi Gibran, kata Teguh, bisa dalam kondisi kecapean karena habis bermain bola pada kegiatan pelepasan Danrem pada Selasa (1/3/2022).
“Ya mungkin kemarin kekecapean main sepak bola full time, lari-lari terus kan bisa jadi kondisinya kecapean,” tambah Teguh.
Ia mengungkapkan, sudah menerima disposisi beberapa tugas, terakhir pada pelantikan pengurus TP PKK Kota Surakarta.
“Saya alhamdulillah tidak ikut ke tracing, alhamdulilah kondisi saya sehat. Kami jarang sekali dalam satu panggung, kalian ini nanti yang tracing semua,” ujar Teguh menunjuk wartawan Balai Kota yang setiap hari mengikuti Wali Kota.
Teguh bercerita, kemungkinan Gibran merasakan perubahan kondisinya pada Jumat (4/3/2022) dini hari dan sekira pukul 06.00 dari rumahnya, Gibran bergeser ke Loji Gandrung.
“Setelah pemeriksaan, saran dokter untuk dilakukan PCR. Hasilnya siang harinya tapi kan kita belum di info. Baru semalem itu WA ke teman-teman media baru ke saya. Ini saya sampaikan sesuai dengan yang beliau sampaikan pada temen-temen juga. Ngapain nutup-nutupi kondisi nya pak wali kan ga baik juga,” tandasnya.
Wawali menyebut link satu kontak erat Wali Kota dalam kondisi aman, termasuk ajudan dan keluarga Wali Kota. Ia menambahkan untuk lingkungan kantor Wali Kota tidak ada yang di tracing.
“Kalau ajudan dan sopir kan memang SOP nya harus di tracing karena kontak erat. Mungkin sat di mobil lepas masker seperti saya kan bisa. Saya juga ga bisa mengira-ngira pak wali dapat dari mana, karena yang lain sehat-sehat semua,” jelasnya.
Dengan kondisi ini, Teguh berharap Gibran segera pulih dan bisa bekerja kembali melayani masyarakat.
“Kegiatan sepanjang itu bisa dilimpahkan pada yang lain tidak masalah. Tapi kalau makin cepat sehat ya makin baik. Artinya bisa segera kembali menjalankan tanggung jawab melayani masyarakat umum,” pungkas Teguh.







