SOLO, MettaNEWS – Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berlangsung mulai hari ini, Senin (21/8/2023). secara sepihak oleh rektorat.
Ia juga kecewa karena dua kegiatan ini gagal diadakan di Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dimulai hari ini, 21-23 Agustus 2023.
“Yang pasti kita kecewa saja Rekor Muri sama Student Vaganza itu dibatalkan. Ya saya menyayangkan saja acara Student Vaganza dan Rekor Muri dibatalkan. Terus panitia kemarin sempat lobby-lobby juga tapi rektor masih kekeh membatalkan dan tidak memberikan izin,” ujar Hilmi saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (21/8/2023).
Dikatakannya persiapan untuk Rekor Muri dan Student Vaganza sudah 80 persen. Pihaknya juga sempat melakukan negoisasi dengan rektorat untuk melanjutkan kegiatan ini. Namun karena tak membuahkan hasil, panitia unsur mahasiswa yang dalam hal ini adalah Generasi UNS mengundurkan diri.
“Menurut saya mundurnya panitia mahasiswa itu juga menjadi salah satu sikap tegas juga. Karena sudah persiapan 80 persen, sponsor sudah masuk, kita udah nyiapin banyak hal tapi ternyata dibatalkan,” ujar dia.
Kini sebanyak 10.291 mahasiswa baru mengikuti PKKMB yang dipusatkan di Gedung Prakosa UNS. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Keputusan rektorat untuk melanjutkan PKKMB tanpa Rekor Muri dan Student Vaganza pun menjadi pertanyaan besar untuknya.
“Keputusan untuk mengadakan PKKMB 3 hari ya itu upaya-upaya rektorat juga yang perlu kita lihat juga apakah berjalan lancar. Mungkin akan kita eskalasikan terlebih dahulu apakah akan ada gerakan atau tidak,” kata dia.
Ia pun menilai PKKMB tahun ini tidak ada euphoria kegembiraan mahasiswa baru yang biasanya dilibatkan saat pemecahan Rekor Muri dan Student Vaganza.
“Ya kalau PKKMB harus berjalan saya kira itu hal yang wajar. Maksudnya ya perlu diadakan PKKMB karena itu agenda tahunan rektorat juga. Tapi yang harus dipahami cara pandangnya adalah PKKMB tahun ini tidak ada euforianya, tidak ada apresiasi untuk mahasiswa barunya, tidak ada pemecahan rekornya, tidak ada kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya,” paparnya.
Sementara itu Rektor UNS, Jamal Wiwoho enggan berkomentar terkait pengunduran diri panitia PKKMB Generasi UNS. Ia mengatakan PKKMB akan berjalan tiga hari di level universitas, fakultas dan program studi.
“Hari ini ada PKKMB selama 3 hari hari ini di level universitas, tanggal 22 nanti di level fakultas dan tanggal 23 nanti di level program studi. Saya berharap dengan adanya bekal di PKKMB ini anak-anak kami mahasiswa-mahasiswa baru yang bagus-bagus ini nanti sudah siap untuk mengikuti proses pendidikan di UNS dengan tri darma perguruan tinggi. Termasuk pengenalan lingkungan kampus nanti ada di universitas, fakultas dan program studi, saya minta doa restunya semua sukses,” kata Jamal.
Jamal berharap 10.291 mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan untuk merajut masa depan di UNS sebagai kampus pelopor dan benteng Pancasila.
“Dari jumlah pendaftar lebih dari 150 ribu mahasiswa yang masuk ke sini hanya 10.291. Ini menunjukkan bahwa yang masuk adalah anak-anak pintar yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata. Dengan SDM yang ada di UNS sekitar 1800 dosen kita siapkan untuk melaksanakan tri darma perguruan tinggi di UNS,” pungkasnya.








