Sumarno Lantik 5 Pejabat Fungsional, Perkuat Reformasi Birokrasi Pemprov Jateng

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat mesin birokrasi melalui pelantikan lima pejabat fungsional baru di lingkungan pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong reformasi birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, melantik lima pejabat fungsional di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (6/5/2026).

Dalam arahannya, Sumarno menegaskan bahwa pengangkatan pejabat fungsional bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari penguatan kapasitas organisasi pemerintahan berbasis kompetensi.

“Kami mengucapkan selamat kepada teman-teman semua yang hari ini dilantik menjadi pejabat fungsional di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dengan jabatan ini tentu ada komitmen yang harus diperkuat, yakni meningkatkan kinerja dan kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” paparnya.

Ia menjelaskan, para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata sesuai bidang keahlian masing-masing.

Sumarno menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Teman-teman harus bisa berkontribusi sesuai kompetensi dan jabatan masing-masing di OPD tempat bertugas. Tugas kita sebagai ASN adalah melayani masyarakat sebaik-baiknya,” katanya.

Selain profesionalisme, aspek integritas juga menjadi sorotan utama dalam arahannya. Sumarno menilai, kemajuan daerah dan bangsa sangat bergantung pada kualitas integritas aparatur negara.

“Negara ini akan maju jika dibangun di atas integritas. Dan integritas itu dimulai dari kejujuran terhadap diri sendiri,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa ASN telah mendapatkan gaji dan tunjangan dari negara, sehingga harus dibarengi dengan tanggung jawab moral untuk bekerja secara jujur dan penuh dedikasi.

Lebih lanjut, Sumarno mengajak para pejabat yang dilantik untuk menjadikan kejujuran sebagai karakter dasar dalam bekerja guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap birokrasi.

“Kalau kita bisa jujur pada diri sendiri, maka kita akan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Dari situlah integritas dibangun,” imbuhnya.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 800.1.3.3/1471/2026 tentang pengangkatan ke dalam jabatan fungsional melalui perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Pemprov Jateng.

Adapun lima pejabat fungsional yang dilantik berasal dari sejumlah perangkat daerah strategis, yakni Dinas Koperasi dan UMKM, Bagian Protokol dan Humas Biro Umum, Badan Kepegawaian Daerah, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Distribusi penempatan tersebut mencerminkan upaya Pemprov Jateng dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di sektor-sektor yang beririsan langsung dengan pelayanan publik, pengembangan sumber daya aparatur, komunikasi pemerintahan, hingga perencanaan pembangunan daerah.

Menutup arahannya, Sumarno mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjalankan amanah dengan semangat kerja progresif.

“Selamat bertugas. Jawa Tengah petarung, ini akan menjadi petarung semua,” pungkasnya.