SOLO, MettaNEWS – Persiapkan akreditasi internasional, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melaksanakan kunjungan benchmarking ke DKV Universitas Kristen Petra (UK Petra) dan DKV Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur (Jatim) di Surabaya.
Akreditasi internasional akan Prodi DKV ISI Surakarta ajukan pada tahun 2024/2025. Dengan anggota tim yang terdiri dari Rendya Adi Kurniawan (Koordinator Prodi DKV), Agung Cahyana (Ketua Penjaminan Mutu FSRD ISI Surakarta). Brilindra Pandanwangi (Gugus Penjaminan Mutu Prodi DKV). Ipung Kurniawan Yunianto, Hening Laksani, dan Basnendar sebagai anggota tim dosen DKV ISI Surakarta. Kegiatan studi banding berlangsung pada 20-21 September 2023
Pada hari pertama, tim studi banding diterima oleh Koordinator Program Studi Desain Komunikasi Visual, FHIK, UK Petra Dr. Listia Natadjaja. Dalam kunjungan ini, tim ISI Surakarta mempelajari sistem penjaminan mutu dan proses akreditasi internasional AQAS di UK Petra.
Selanjutnya pada hari kedua, tim juga berkunjung ke Prodi DKV Fakultas Arsitektur dan Desain UPN Veteran Jatim. Untuk mempelajari sistem penjaminan mutu dan telah mendapatkan akreditasi internasional FIBAA. Dalam kunjungan ini, tim ISI Surakarta diterima oleh Pungky Febi Arifianto, S.Sn., M.Sn. dan tim dosen serta pengelola akreditasi internasional.
Ketua Penjaminan Mutu FSRD ISI Surakarta Agung Cahyana menjelaskan Prodi DKV ISI Surakarta berkomitmen untuk mendapatkan akreditasi internasional.
“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sistem penjaminan mutu Prodi DKV ISI Surakarta. Kami yakin, dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, Prodi DKV ISI Surakarta akan mendapatkan akreditasi internasional pada tahun 2024/2025,” ujar Agung.
Selanjutnya Rendya Adi Kurniawan dalam rilisnya mengatakan bahwa kunjungan benchmarking ini sangat bermanfaat bagi Prodi DKV ISI Surakarta dalam persiapan akreditasi internasional.
“Kami mendapatkan banyak masukan dan informasi yang berharga dari UK Petra dan UPN Veteran Jatim. Kami akan jadikan sebagai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyusunan ulang kurikulum dan sistem penjaminan mutu Prodi DKV ISI Surakarta,” ujar Rendya.







