SOLO, MettaNEWS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo memastikan Proyek perbaikan Jembatan Mojo, kini berjalan sesuai target dan direncanakan dibuka pada 1 Desember mendatang.
Jembatan yang mulai dikerjakan pada 26 September 2022 lalu ini, rencana akan dilakukan uji beban dan statis sebelum dibuka.
“Insya Allah bisa. Ini kan tinggal trotoar, plat ortotropik nya sudah terpasang, plat udah selesai,” kata Kepala DPUPR, Nur Basuki, Jumat (25/11/2022).
Dikatakan, pengerjaan pemasangan pelat baja di Jembatan Mojo, berjalan lancar dan dilanjutkan dengan pengaspalan jembatan.
Setelah pemasangan panel lantai ortotropik baja dan baut pengencang rampung, pekerjaan lanjutan mengecek kekuatan lantai Jembatan.
“Ini untuk memastikan lantai jembatan kuat menahan beban kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beban jembatan setiap bentang yang sebelumnya sekitar 700 ton, kini berkurang sekitar 350 ton setelah diganti dengan plat baja ortotropik. Namun untuk beban kendaraan dipastikan tidak akan berkurang, karena strukturnya masih sama.
“Secara hitungan jembatan itu akan lebih stabil karena beban berat jembatan itu berkurang. Untuk beban muatan tetap. Pembatasan beban dulu itu karena jembatan udah retak jembatan itu dibangun 1992,” lanjut Nur Basuki.
Tahap akhir sebelum dilintasi kendaraan, jembatan akan diuji beban oleh Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta.
“Paling cepat kalau melihat pekerjaan sekarang tanggal 1 Desember sudah bisa dibuka. Satu sore kita buka sambil uji beban,” Pungkasnya.








