SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, khususnya para pemulung, Sabtu (19/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak proses penataan dan masa transisi di kawasan TPA Putri Cempo.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan arahan Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama selama warga dan pemulung diminta sementara waktu tidak beraktivitas di kawasan TPA.
“Ini merupakan arahan dari Mas Wali untuk memberikan bantuan kepada warga sekitar, khususnya para pemulung. Harapannya, bantuan ini bisa membantu kebutuhan mereka selama masa transisi,” ujar Ari.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD Kota Surakarta mengimbau masyarakat dan para pemulung untuk sementara tidak melakukan aktivitas di area TPA Putri Cempo.
Imbauan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, mengingat kawasan TPA masih dalam proses penanganan dan penataan.
“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau warga dan para pemulung untuk sementara tidak melakukan aktivitas di area TPA selama masa transisi. Ini untuk menjaga keselamatan masyarakat sampai kondisi di kawasan tersebut benar-benar aman,” kata Ari.
Sebanyak 200 paket sembako diserahkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan pemerintah selama proses transisi berlangsung. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya di sekitar kawasan TPA Putri Cempo.
BPBD Kota Surakarta bersama perangkat daerah terkait akan terus melakukan penanganan dan pemantauan kondisi kawasan TPA Putri Cempo. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan mematuhi imbauan selama proses transisi dan penataan kawasan berlangsung.








