SOLO, MettaNEWS – Pelemparan batu ke bus kembali terjadi usai Arema FC pada Kamis (26/1/2023) kemarin, kini giliran bus Persis Solo menjadi incaran dari oknum suporter.
Pelempar batu ini terjadi usai laga Persis Solo kontra Persita Tangerang dalam pekan ke 21 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena Tangerang Sabtu (28/1/2023).
Kejadian ini viral usai salah satu pemain persis Solo Galvin Kwan Adsit memposting sebuah video Instagram. Yang mana dalam video tersebut terlihat jelas pelemparan batu ke bus Laskar Sambernyawa dari oknum yang tidak dikenal.
“Mau sampai kapan gini-gini terus?” tulis Gavin dalam akun Instagramnya, Sabtu (28/1/2023).
Menangapi kejadian tersebut Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, mencolek Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia meminta polisi segera menangkap oknum penyerangan tersebut.
“Mohon ijin pak kapolri @ListyoSigitP. Mohon maaf jika saya lancang dan tidak sopan. Kejadian pelemparan terhadap bus pemain @persisofficial akan terus terjadi. Ini merupakan rangkaian dari tidak adanya tidakan tegas terhadap pelaku kerusuhan di Kanjuruhan,” tulis Gibran dalam Cuitannya Sabtu (28/1/2023).
Gibran juga menyinggung soal hukuman kepada Arema Malang atas Tragedi Kanjuruhan yang tidak jelas. Menurut Gibran hal ini berdampak kepada oknum yang tidak takut melakukan hal serupa.
Selain itu Gibran juga mencolek Mentri BUMN Erick Thohir yang akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PSSI mendatang.
“Kejadian pelemparan terhadap bus pemain akan terus terjadi. Ini merupakan rangkaian dari tidak adanya tidakan tegas terhadap pelaku kerusuhan di Kanjuruhan.
Kalau di Malang tidak dihukum, maka yg lain tidak akan takut berbuat serupa. Dan ini akan terus terjadi selama tidak ada ketegasan terhadap suporter. Saya berharap banyak kepada pak @ericktohir. Ini PR besar untuk jenengan,” tulis Gibran.








