Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Tengah, Walikota Semarang Titipkan Soal Edukasi Vaksin 

oleh
oleh
Pemuda Katolik
Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah, Paramitha Hanna Ahayu Santosa | dok Panitia

SEMARANG, Metta NEWS – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Tengah periode 2022-2025 resmi dilantik, Sabtu (9/4/2022). Hadir dalam pelantikan tersebut  Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Walikota yang akrab disapa Hendi itu memberikan pesan kepada para kader Pemuda Katolik untuk berperan serta bersama pemerintah dalam penanganan Covid-19, khususnya percepatan vaksinasi.

“Kami berharap pemuda yang tergabung dalam organisasi ini aktif mengedukasi masyarakat, terutama berkaitan dengan percepatan vaksinasi,” kata Hendi saat memberikan sambutan pada kegiatan pelantikan Pemuda Katolik yang diselenggarakan di Hotel Noorman Semarang. 

Hendi juga berharap organisasi ini mampu memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini yang tentu memberikan pengalaman berarti bagi pemerintah dan masyarakat. 

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah, Paramitha Hanna Ahayu Santosa menekankan kepada para kader agar pengurus organisasi harus mampu menjawab amanah dengan program yang nyata.

Dia juga menegaskan, pihaknya siap membantu pemerintah daerah maupun provinsi dalam penanganan Covid-19, sebagaimana yang sudah dilaksanakan selama masa pandemi ini.

“Kami juga berpesan agar para kader tidak terprovokasi oleh kelompok atau pihak intoleran. Mari saling bekerja sama untuk menjaga Jawa Tengah tetap dalam kondisi aman dan tentram,” sebutnya.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Uskup Mgr Christophorus Tri Harsono yang memberikan peneguhan kepada pengurus yang baru saja dilantik. Dalam pesannya Uskup menyampaikan agar kader Pemuda Katolik harus benar-benar menjadi kader yang 100% Katolik, 100% Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma dalam pesannya meminta segenap jajaran pengurus dari tingkat komda dan komcab untuk mulai menginventarisasi kader dan membentuk klaster-klaster kader untuk selanjutnya melakukan distribusi kader yang akan ditugaskan di semua lini di masyarakat. Selain itu hadir pula perwakilan beberapa organisasi kemasyarakatan.