SOLO, MettaNEWS – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Surakarta periode 2025–2028 resmi dilantik pada Minggu (16/11/2025) dalam prosesi di Pendapa Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Surakarta. Pelantikan ini berlangsung istimewa karena bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-80 Pemuda Katolik yang mengusung semangat besar “Ad Majorem Sum” — Aku Lahir untuk Perkara-Perkara yang Lebih Besar.
Dengan mengangkat tema “Muda, Berani, dan Peduli”, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat peran Pemuda Katolik sebagai organisasi kaderisasi yang tidak hanya berakar pada nilai iman, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Surakarta terpilih, Bernadeta Maharani Yunitasari, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penguatan komitmen dan peran Pemuda Katolik di tengah masyarakat.
“Kita adalah generasi muda dengan energi besar dan cita-cita tinggi. Tiga pilar yakni Muda, Berani, dan Peduli akan menjadi dasar gerak perjuangan kita bagi Gereja, bangsa, dan masyarakat Surakarta,” ujarnya.
Bernadeta menekankan bahwa usia ke-80 Pemuda Katolik merupakan bukti kematangan organisasi. Tema pelantikan ini dinilai sebagai implementasi nyata semangat Ad Majorem Sum untuk berjuang demi kebaikan yang lebih besar melalui integritas, profesionalisme, dan pelayanan sosial.
Acara pelantikan dihadiri berbagai pejabat dan organisasi kepemudaan lintas agama, termasuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surakarta, Drs. Agus Santosa, M.M, yang hadir mewakili Wali Kota Surakarta, Penyelenggara Katolik Kemenag Surakarta, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah, Petrus Bangkit, sejumlah Komcab dari Jateng dan DIY, serta Ketua KNPI Kota Surakarta, Muhammad Bilal, S.H.
Dalam sambutan Wali Kota Surakarta yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Surakarta Agus Santosa, Pemerintah Kota menegaskan bahwa momentum pelantikan ini bukan hanya seremoni, melainkan panggilan untuk memperkuat peran Pemuda Katolik sebagai agen persaudaraan, toleransi, serta pembangunan karakter generasi muda.
“Pemerintah Kota Surakarta siap membuka ruang kolaborasi bagi kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita berjalan bersama demi Surakarta yang lebih maju, toleran, dan sejahtera,” ujarnya.
Ketua Komda Jawa Tengah, Petrus Bangkit, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa Pemuda Katolik harus menjadi “garam dan terang,” tetap sederhana namun berdampak besar. Ia juga menyampaikan kesiapan organisasi membantu kebutuhan pendidikan agama di berbagai sekolah serta merespons isu sosial yang muncul di daerah.
Ketua KNPI Surakarta, Muhammad Bilal, menekankan pentingnya sinergi antarpemuda lintas organisasi untuk mengembalikan Kota Surakarta sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.
“Tiga pilar ‘Muda, Berani, Peduli’ harus benar-benar menjadi warna baru dalam gerak Pemuda Katolik Surakarta. Kami siap bersinergi membangun rumah besar keberagaman di kota ini,” ujarnya.
Pemuda Katolik Komcab Surakarta menyatakan bahwa tema “Muda, Berani, Peduli” akan menjadi arah program kerja yang mencakup inovasi, pembelaan kebenaran, dan pelayanan sosial bagi masyarakat. Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak sinergi baru antara Pemuda Katolik, Pemerintah Kota Surakarta, dan seluruh organisasi kepemudaan.
Dengan semangat delapan dekade perjuangan, Pemuda Katolik Surakarta bertekad memperkuat dedikasi bagi kota, gereja, dan bangsa—melangkah bersama untuk karya-karya yang lebih besar.









