SOLO, MettaNEWS – Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan siap memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
FX Rudy mengatakan tugas sebagai kader PDIP sudah jelas yakni memenangkan pasangan capres dan cawapres dari PDIP.
“Seluruh Indonesia kan tugasnya jelas yaitu menangkan Ganjar Pranowo dan wapresnya dalam satu putaran. Dan tentunya memenangkan PDI Perjuangan untuk perolehan suara kursi di legislatif. Perintahnya hanya itu, saya akan laksanakan tugas itu,” tegasnya di kediaman pribadinya, Rabu (18/10/2023).
Rudy menyebut Megawati dalam memilih orang tidak pernah keliru.
“Mbak Mega itu kalau memilih nggak pernah salah. Ya, meski kalau ibu saya milih Pak Mahfud ya pasti apik, Saya tinggal memenangkan saja, Saya tidak memiliki kepentingan apapun juga. Yang penting saya itu bisa bantu Ibu Mega agar bisa sejahtera lahir dan batin,” tandasnya.
Dengan keputusan Ketum Megawati memilih sosok Mahfud MD untuk mendampingi Ganjar, Rudy yakin akan menang satu putaran.
“Saya pasti optimis dengan kader partai memang dalam satu putaran. Ya kan sudah diputuskan sama Bu Mega, Saya akan memenangkan Ganjar-Mahfud MD,” ujarnya.
Setelah pengumuman lanjut Rudy akan ada tahapam pelantikan para petugas TPS pada awal November nanti.
“Ini sosialisasi jalan terus, kita jalan terus. Dan para pendukung langsung upload ke HP saya, jadi saya bisa langsung check,” ungkapnya.
Rudy juga belum mau membocorkan singkatan khusus bagi kedua calon tersebut.
“Nggak, nanti tunggu saja,” singkatnya.
Rudy mengimbau untuk pendaftaran capres dan cawapres nanti seluruh kader memgikuti dengan menonton TV dari rumah masing-masing.
“Pendaftaran orangnya kita batasi. Ndak ada syukuran. Syukuran nanti setelah selesai penghitungan suara 14 Februari 2024. Tidak ada hura-hura tapi dengan nerdoa kepada Tuhan saja,” imbaunya.
Pihaknya juga mengingatkan jauh-jquh hari untuk kader agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat.
“Seperti naik sepeda motor di tengah jalan dengam lepas stang. Dan rodanya naik-naik kayak freestyle gitu. Itukan membuat orang takut,” imbaunya lagi.
Tidak hanya imbauan Rudy menyebut akan ada sanksi bagi kader yang melanggar.
“Kalau ketahuan akan tegas peringatannya. Kalau sudah ada instruksi, kalau masih melakukan berarti bukan orang PDI Perjuangan. Kalau kader PDIP itu militan dan kader yang setia. Kalau ketuanya menginstruksikan tidak boleh melakukan tindakan-tindakan yang tidak boleh, beliau-beliau tidak akan melakukannya. Kalau relawan ke Jakarta boleh, kalau kader PDI Perjuangan tidak boleh,” pungkasnya tegas.







