SUKOHARJO, MettaNEWS – Kegiatan bertajuk “Sambut Piala Dunia 2026” tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 WIB di halaman Sanggar Bhineka Sukoharjo. Konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan edukasi ini berhasil menciptakan suasana meriah yang dipenuhi tawa serta semangat para peserta.
Dalam pertandingan tersebut, para relawan tampil sebagai superhero dunia yang mewakili sejumlah negara peserta Piala Dunia. Ultraman hadir membawa bendera Jepang, Superman mewakili Amerika Serikat, Spiderman membawa bendera Prancis, Batman mewakili Jerman, serta Power Rangers membawa bendera Argentina. Sementara tokoh Gatotkaca yang mewakili Indonesia direncanakan bertugas sebagai wasit dalam kegiatan selanjutnya.
Tak hanya bermain sepak bola, anak-anak juga membawa poster pemain sepak bola dunia dan bendera berbagai negara peserta Piala Dunia sehingga menambah semarak suasana.
Penggagas kegiatan Superhero Bola, Agus Widanarko yang akrab disapa Mas Danar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan atmosfer Piala Dunia kepada anak-anak melalui cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Hari ini kita merayakan, hari ini kita menyaksikan, tapi esok kita pasti akan ikut Piala Dunia. Bahkan mungkin menang,” jelasnya penuh optimisme.
Menurut Danar, meskipun Indonesia belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, semangat kompetisi dan mimpi besar tetap perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Selain mengenalkan negara-negara peserta Piala Dunia, kegiatan ini juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja sama tim, dan kepercayaan diri.
Keunikan acara semakin terasa ketika pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan jamu dan bakso kepada para pemain yang mulai kelelahan. Momen tersebut mengundang gelak tawa sekaligus menjadi penyemangat sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.
Salah seorang relawan yang berperan sebagai Batman, Rizky Agung Triwibowo, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Ini kegiatannya seru banget karena sebentar lagi kita ada Piala Dunia. Hari ini kita bersenang-senang bersama anak-anak bermain bola untuk menyambut Piala Dunia tersebut,” katanya.
Ia berharap euforia Piala Dunia mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi.
“Semoga ke depannya Indonesia bisa mengikuti Piala Dunia dan ikut membangun semangat bagi bangsa kita karena adanya Piala Dunia ini,” tambahnya.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta. Farel Atarisa mengaku senang bisa bermain sepak bola bersama para superhero meski pertandingan berlangsung cukup menantang.
“Senang ikut kegiatan ini. Tadi memang agak sulit karena pemainnya superhero juga, dan saya mendukung Argentina,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Fahri merasa bangga setelah berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Ia bahkan merayakan gol bersama teman-temannya. Fahri mengaku mendukung Portugal karena mengidolakan Cristiano Ronaldo.
Melalui kegiatan sederhana namun kreatif ini, Sanggar Bhineka Sukoharjo tidak hanya menghadirkan hiburan bagi anak-anak yatim korban Covid-19, tetapi juga menanamkan optimisme, semangat berprestasi, serta harapan bahwa suatu hari Indonesia dapat tampil dan bersaing di panggung sepak bola dunia.








