SOLO, Metta NEWS – Meskipun jauh dari laut, Kota Solo mempunyai Pasar Ikan yang terlengkap, fresh dan murah. Berlokasi satu area dengan Balekambang Resto, Pasar Ikan Balekambang menjadi destinasi baru untuk belanja hasil laut hingga menjadi destinasi wisata.
Tepat berusia 1 tahun pada 3 Februari ini, Pasar Ikan Balekambang menjadi pusat penjualan ikan segar yang lengkap baik tawar maupun laut, dengan harga yang terjangkau.
Pengelola Balekambang Pasar Ikan dan Restoran Liesmianingsih menjelaskan Pasar Ikan Balekambang berdiri pada saat PPKM sudah berjalan.
“Pada waktu itu orang mencari income saja sangat sulit, apalagi berbisnis, restoran hidup segan mati tak mau. Waktu itu jam buka Pasar Ikan juga masih simpang siur karena mengikuti aturan pemerintah,” tutur Liesmianingsih pada jumpa pers HUT ke 1 Pasar Ikan Balekambang, di Balekambang Resto, Kamis (03/02/2022).
Liesmianingsih mengungkapkan saat ini jam buka Pasar Ikan Balekambang sudah normal dari pukul 19.00 hingga pukul 24.00 WIB.
“Perjuangan pedagang yang tidak patah semangat, dibantu promosi oleh Pemkot, dibantu medsosnya Mas Wali sehingga Pasar Ikan Balekambang menjadi viral dan bisa menjadi salah satu destinasi belanja dan wisata,” kata Liesmianingsih.
Liesmianingsih mengingat tujuan awal dibukanya Balekambang (Pasar Ikan & Resto) yakni agar Kota Solo mempunyai Pasar Ikan yang menjadi pusat penjualan ikan segar secara lengkap baik tawar maupun laut meskipun Solo jauh dari laut dan dengan harga yang terjangkau masyarakat serta sebuah restoran & gedung pertemuan yang lebih memprioritaskan menjual masakan berbahan dasar ikan. Sesuai dengan konsep dari pemerintah pusat yaitu GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) atau WONGSO SUBALI (Wong Solo Seneng Banget Lawuh Iwak).
“Saat inilah mimpi Bapak Jokowi baru terwujud bahwa Solo sudah mempunyai Grosir Pasar Ikan yang lengkap & murah. Balekambang tercipta pasar ikan yang merakyat & menjadi pusat perdagangan ikan di Solo raya dengan standar mutu yang sesuai dengan syarat kesehatan serta sanitasi yang memadai atau ramah lingkungan, sebuah konsep pasar ikan yang jauh dari kesan kumuh becek & bau,” papar Liesmianingsih.
Sementara itu ditemui pada kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Ikan Miyono mengatakan dalam satu tahun ini perkembangan Pasar Ikan Balekambang sangat terlihat kemajuannya.
Dengan total jumlah lapak yang tersedia sekitar 38 lapak dengan pedagangnya yang berasal dari berbagai macam daerah dan didukung langsung oleh juragan ikan dari Jepara, Rembang, Pacitan, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan daerah lainnya.
“Untuk marketnya kami melayani para bakul dan pedagang ikan dari Solo raya seperti Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, bahkan pedagang dari Jogjakarta juga ikut
kulakan di Pasar Ikan Balekambang,” ungkap Miyono.
Miyono menuturkan, pedagang di Pasar Ikan Balekambang mengalami masa-masa perjuangan yang tidak mudah.
“Dengan kekompakan kami bersama antara pedagang dan pengelola semua bisa guyub rukun sehingga menciptakan Pasar Balekambang ini sesuai harapan masyarakat Solo. PPKM tidak menyurutkan semangat kami karena ini tantangan bagi pedagang.
Dengan adanya kekompakan, Miyono menyebut keberadaan Pasar Ikan Balekamban ini disambut antusias oleh masyarakat Solo bahkan hingga wisatawan.
“Oleh pengelola kami dihimbau kalau bisa Pasar Ikan di Solo setiap hari mampu menghadirkan ikan yang segar namun dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat. Ini jadi tantangan bagi pedagang dan terus kami jaga kesegaran hasil laut yang kami jual,” terang Miyono.
Saat ini, lanjut Miyono rata-rata hasil laut yang terserap oleh pasar mencapai 10 hingga 15 ton per harinya.
“Masa perjuangan kami dulu berbuah manis. Kami sangat berterima kasih sekali baik pada pengelola, pemkot Surakarta dan masyarakat Surakarta dan sekitarnya. Kami berusaha semaksimal mungkin berjualan dengan mutu yang baik meskipun Solo tidak punya laut,” tandas Miyono.
Sementara itu, Owner Pasar Ikan dan Balekambang Resto Ilyasa Micco Harwanto menambahkan serangkaian acara HUT Balekambang yang pada tahun ini berusia 10 tahun dan HUT 1 tahun Pasar Ikan Balekambang diantaranya adalah bazaar ikan murah (4-6 Februari 2022), diskon menarik dari pelapak hasil laut, tumpengan & doa bersama serta acara bebakaran bersama tokoh-tokoh Kota Solo.
“Acara-acara tersebut kami adakan dengan harapan supaya dapat terjalin kebersamaan dan kekompakan antara management & pedagang serta semua pihak yang terkait bersama dengan stakeholder yang mendukung program kerja pemerintah dalam Wellness Tourism,” pungkas Micco.









