Pakai Baju Warna Cerah Bukan Norak Tapi Bikin Bahagia, Ini Penjelasannya

oleh
Ilustrasi | beautynesia

BANYAK pendapat, orang yang suka memakai baju berwarna cerah sering dikatakan norak. 

Tak banyak orang berani untuk mengenakan pakaian cerah dan berwarna-warni apalagi tempat umum. Kadangkala hal ini disebabkan oleh ketidakpercayaan diri.

Lantas sebagiab orang kemudian lebih memilih bermain aman dengan mengenakan baju berwarna netral atau gelap seperti hitam, cokelat, navy, putih atau abu-abu. 

Padahal jika Anda punya keberanian untuk tampil beda dengan pakaian warna cerah bisa berdampak positif terhadap kesehatan mental Anda.

Suka memakai baju berwarna cerah terbukti mampu meningkatkan hormon dopamine alias hormon bahagia.

Melansir dari Daily Mail dan berbagai sumber Senin (20/12/2021) Jules Standish, penulis buku ‘How Not To Wear Black’ menyatakan sebuah penelitian menunjukkan bahwa ragam warna bisa menimbulkan efek psikologis yang kuat.

“Ketika kita melihat warna, sistem syaraf pada otak akan merespon dan menyebabkan kelenjar hypothalamus melepaskan hormon-hormon tertentu,” ujarnya.

Sementara ketika melihat warna bernuansa hangat dan terang seperti pink, oranye atau kuning, otak akan melepaskan dopamine yang dikenal sebagai hormon bahagia.

Hormon dopamine imbuhnya bisa meningkatkan mood positif, lebih waspada bahkan meningkatkan gairah seksual.

Sementara warna-warna sejuk seperti biru dan hijau akan memicu pelepasan hormon oksitosin yang membuat mood lebih tenang.

No More Posts Available.

No more pages to load.