KLATEN, MettaNEWS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Klaten terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat desa. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025 sekaligus launching Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Jarum, yang berlangsung di Pendopo Joglo Mojoarum, Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat (22/8).
Acara dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala OJK Solo Eko Haryanto, serta pimpinan lembaga jasa keuangan di Klaten. Lebih dari 500 peserta hadir, terdiri dari masyarakat umum serta pelajar mulai tingkat SD hingga SMK.
Hari Indonesia Menabung (HIM) yang diperingati setiap 20 Agustus berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tahun ini mengusung tema CEMERLANG: Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang. Peringatan HIM menjadi momentum penting dalam menumbuhkan budaya menabung sejak dini.
Kepala OJK Solo Eko Haryanto menegaskan, pihaknya terus mendorong masyarakat agar terbiasa menggunakan layanan keuangan formal. “OJK akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholders melalui kegiatan edukasi dan inklusi keuangan yang diharapkan dapat mendorong masyarakat cerdas dalam mengelola keuangan melalui penerapan budaya menabung sejak dini,” ujarnya.
Selain memperingati HIM, OJK Solo bersama TPAKD Klaten meluncurkan Program EKI Desa Jarum. Program ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat desa terhadap layanan keuangan, baik perbankan, pasar modal, maupun industri keuangan non-bank. “Program EKI tidak hanya memfasilitasi masyarakat untuk mengakses produk dan layanan keuangan, tetapi juga mengoptimalkan potensi lokal desa melalui integrasi dengan sektor pariwisata, kebudayaan, dan pendidikan,” tambah Eko.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menekankan bahwa Desa Jarum memiliki potensi besar untuk dikembangkan. “Kami yakin kegiatan ini akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan inklusi keuangan Kabupaten Klaten yang sejalan dengan visi Klaten Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Program EKI Desa Jarum mencakup edukasi keuangan bagi pelaku UMKM, kelompok petani, hingga masyarakat umum. Selain itu, terdapat berbagai produk inklusi keuangan seperti Simpanan Pelajar (SimPel), Tabungan Emas, Tabungan Haji, pembukaan rekening saham melalui Sekolah Pasar Modal, hingga program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis program EKI, dilanjutkan edukasi keuangan oleh OJK Solo dan perwakilan industri jasa keuangan. Materi yang diberikan meliputi literasi keuangan, pengenalan produk layanan keuangan, bahaya investasi ilegal, serta pemanfaatan aplikasi mobile banking untuk transaksi yang aman dan mudah.
Melalui sinergi OJK, TPAKD, Pemkab Klaten, dan lembaga jasa keuangan, program EKI diharapkan dapat memperkuat fondasi perekonomian lokal, meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat desa, sekaligus menjadi role model pengelolaan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.








