Nabil Haroen Tanggapi Ade Armando, Terkait Dialog Rohani Megawati dengan Bung Karno

oleh
oleh
gus nabil
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, M. Nabil Haroen menegaskan bahwa kader pendekar Pagar Nusa harus mengedepankan akhlak dan menjaga sportivitas | dok pribadi

JAKARTA, MetttaNEWS – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil memperingatkan Ade Aemando yang menurutnya menggiring opini publik jadi negatif.

Hal ini terkait postingan postingan video Ade Armando pada salah satu channel Youtube. Yang menafsirkan tentang komunikasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan ayahanda beliau, Bung Karno.

Menurut Gus Nabil, Ade Armando tidak perlu menggiring opini untuk penyesatan publik. Atas apa yang terjadi di internal PDI Perjuangan, maupun komunikasi Megawati Soekarnoputri dengan Bung Karno.

Gus Nabil melihat pada video itu dengan komunikasi yang melipir, Ade Armando nampak berusaha menggiring opini. Bahwa apa yang terjadi dalam komunikasi Megawati itu tidak rasional. Dan tanpa logika.

“Ade Armando hanya menebak-nebak apa yang terjadi. Tanpa data yang konkret dalam proses pengambilan keputusan di internal PDI Perjuangan. Maka, jangan menafsirkan secara sembrono, apalagi menggiring opini negatif terkait Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa ini menyampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri seorang yang sangat matang di bidang politik dan negarawan.

“Tentu saja, beliau punya beragam metode untuk menyaring informasi. Menemukan pola atas problem sosial politik dan kenegaraan yang terjadi. Seraya mencari cara terbaik dalam pengambilan keputusan,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) ini juga mengatakan lebih dari 50 tahun kiprah Megawati di bidang politik, dengan visi kenegarawanan dan kontribusi keindonesiaan yang demikian besar.

“Ini menjadi bukti betapa metode berpikir, cara komunikasi-konsolidasi dan bergerak di politik, berada pada situasi yang tepat dengan alam pikir dan konteks sosial orang Indonesia,” beber Gus Nabil.

Gus Nabil melihat komunikasi internal Megawati dengan ayahanda beliau merupakan komunikasi anak-Bapak baik biologis maupun ideologis.

“Saya kira, ilmu-ilmu, petuah dan ajaran Bung Karno sangat meresap dalam pikiran dan batin Megawati. Sehingga selalu terkoneksi secara tepat. Selain itu, komunikasi antar roh baik orang yang sudah meninggal dengan yang masih hidup, maupun sama-sama masih hidup juga bisa terjadi. Ini sesuatu yang faktual,” kata Nabil.

Meskipun lanjut Nabil bagi sebagian pihak yang mengagungkan ilmu dari logika semata, belum bisa menerima. Namun, ilmu itu kan bisa melalui berbagai metode, yang lebih luas hanya dari pikiran dan logika semata.

“Dari peradaban Islam, proses transfer pengetahuan juga melalui berbagai metode. Bahkan, sampai sekarang, dalam tradisi pengetahuan pesantren dan Nahdlatul Ulama, komunikasi antar roh itu sesuatu yang faktual terjadi. Jadi sangat ilmiah, karena memang ada metode dan ilmunya,” paparnya.

Jadi, tegas Nabil, Ade Armando tidak perlu menebak-nebak atas informasi yang beredar.

“Apalagi menggiring opini negatif terkait Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.