Pagar Nusa Siapkan Program Pencak Silat Prestasi, Cetak Bibit Atlet

Pencak silat
Pagar Nusa fokus pembinaan atlet pencak silat untuk berprestasi di kancah nasional hingga internasional | dok Pagar Nusa

SOLO, MettaNEWS – Usai Porseni Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Solo pekan kemarin, Pagar Nusa semakin konsen siapkan atlet beprestasi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa M. Nabil Haroen menyampaikan pihaknya serius untuk mendorong atlet-atletnya berprestasi di tingkat nasional dan internasional

“Saya mengapresiasi para atlet yang berjuang dan bertanding di Porseni NU 2023 di Solo. Mereka pejuang luar biasa. Mari terus berlatih, berkhidmah di Pagar Nusa, mengabdi di Nahdlatul Ulama,” ungkap Gus Nabil yang juga anggota Komisi IX DPR RI.

Selanjutnya, Gus Nabil mengatakan, saat ini Pimpinan Pusat Pagar Nusa sedang berkonsentrasi untuk menyiapkan beberapa program pembinaan

“Pembinaan atlet-atlet untuk prestasi tingkat nasional dan juga internasional sedang kita persiapkan. Secara internal ada Kejurda dan Kejurnas yang menjadi ruang bertanding para atlet,” terang Nabil Haroen yang juga Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Di IPSI, Pagar Nusa menjadi bagian penting dalam memajukan prestasi atlet pencak silat Indonesia di pentas internasional.

“Kita melihat di Porseni NU 2023, mereka atlet-atlet  yang bertanding di ajang pencak silat, sangat bagus. Mereka mewakili daerah masing-masing dengan kebanggaan sebagai seorang santri. Para atlet ini punya keistimewaan mengedepankan akhlak dan tetap menjaga sportivitas,” ungkap Nabil.

Pagar Nusa Bina Prestasi Atlet, Wasit dan Pelatih

Di sisi lain, banyak atlet pencak silat NU yang menjadi wakil daerah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) dan beberapa ajang lain. Nabil Haroen menganggap ini sebagai prestasi penting.

“Ini saya kira membanggakan. Atlet-atlet pencak silat kami mendapat kepercayaan mewakili daerahnya untuk bertanding, memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkap Gus Nabil.

Nabil menyebut Pimpinan Pusat sedang menyiapkan sistem untuk mendukung peningkatan prestasi. Ia melihat atlet-atlet pencal silat NU memiliki modal untuk berkembang lebih matang.

“Pembinaan atlet-atlet berprestasi ini dari atas hingga daerah. Melalui Pimpinan Pusat, Wilayah hingga cabang,” jelas Gus Nabil.

Selanjutnya, selain fokus pada atlet, Nabil menambahkan penguatan kapasitas wasit juri dan pendukung pertandingan menjadi bagian penguatan prestasi internal.