SOLO, MettaNEWS – MettaCare bersama Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia) Cabang Solo dan RS Mata Solo tuntas memberikan bantuan untuk 22 penderita katarak yang tidak mampu. Mereka mendapatkan layanan operasi gratis dan pengobatan hingga sembuh.
“Hari ini 11 pasien, bulan Juni kemarin juga 11 pasien. Jadi sampai hari ini kami sudah membantu 22 penderita katarak, mereka yang tidak mampu dan tidak punya BPJS,” ujar Komisaris Utama Metta Care, Sumartono Hadinoto saat kegiatan operasi di RS Mata Solo, Rabu (17/8/2022).
Sumartono Hadinoto mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Perdami dan RS Mata karena telah memberikan kontribusi yang sangat besar.
“Dalam hal ini, kami yang mencari pasien kemudian mengganti beberapa material operasi yang dibutuhkan dalam operasi. Tidak banyak, sekitar Rp 1 juta per pasien. Padahal kalau bayar penuh bisa Rp 8-10 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Perdami Cabang Solo, dr Bachtiar Arif Wicaksono, SpM mengatakan dalam misi bersama Metta Care ini sejumlah dokter spesialis mata dari beberapa rumah sakit ikut terlibat membantu operasi.
“Penyakit katarak merupakan maslah kesehatan yang dialami sekitar 20 persen lansia. Mereka mengalami gangguan penglihatan karena lensa mata mengeras dan keruh sehingga harus diganti dengan lensa buatan,” paparnya.
Di tangan seorang dokter spesialis berpengalaman, operasi katarak hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Terlebih, operasi di RS Mata Solo ini menggunakan peralatan terbaru dengan sistem Fakoemulsifikasi yang memungkinkan proses operasi minim sayatan, sehingga proses penyembuhan lebih cepat.








