Taman Pracima, Bisa Jadi Blue Print Belajar Sejarah Mangkunegaran

oleh
Pracima Tuin Mamgkunegaran | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilik pembangunan Taman Pracima Tuin di sisi barat Pura Mangkunegaran Solo pada Minggu (20/11/2022). Salah satu aset yang tengah direvitalisasi itu menjadi perhatian khusus baginya.

Menurut Erick, Taman Pracima Tuin memiliki potensi lokasi wisata yang syarat akan sejarah pembelajaran Mangkunegaran dari masa silam. Taman ini pun diharapkannya menjadi lokasi yang bakal dikunjungi wisatawan lokal untuk belajar.

“Taman belakang bagian daripada Mangkungeran dan pemerintah pusat juga mendukung bagaimana aset kebudayaan nasional,” terangnya ketika meninjau Pura Mangkunegaran, Minggu (20/11/2022).

Baginya sejarah adalah hal yang wajib untuk dipelajari generasi mendatang. Pun pemerintah memberikan dukungan yang sama akan pelestarian jejak sejarah ini.

“Taman Pracima Tuin itu blue print tahun 1920, sudah punya taman bagus, jadi bisa dipelajari generasi muda, jangan sampai generasi muda tidak tahu sejarah kebangsaan kita,” ujar Erick.

Adapun blue print ini merupakan kerangka kerja terperinci dari arsitektur sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan.

Selain itu, Erick mengaku yakin keberadaan wisatawan lokal perlu mendapat prioritas ketimbang wisatawan mancanegara. Sebab pendapatan terbesar saat ini pun berasal dari wisatawan domestik.

“Jangan lagi aya yang menomorduakan turis lokal, harus diutamakan karena 70 persen industri turis dari lokal,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pura Mangkunegaran secara bertahap mulai menjalankan revitalisasi area Taman Pracima atau Pracima Tuin.

Mendampingi kunjungan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming ke proyek revitalisasi area taman Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X Bhre Cokrohutomo menjelaskan pembangunan Pracima Tuin diperkirakan akan selesai pada akhir Desember 2022 nanti.

“Pracima Tuin” terinspirasi dari taman kerajaan yang dibangun pada era pemerintahan Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII.

Nama Taman Pracima atau Pracima Tuin berarti taman yang terletak di area barat, sesuai dengan lokasi taman yang terletak di area barat Pura Mangkunegaran,” tutur KGPAA Bhre, beberapa waktu lalu.

Bhre mengatakan, rencananya Pracima Tuin akan dibuka untuk umum sehingga masyarakat bisa menikmati keindahan taman bergaya akulturasi barat ini.

“Kita tunggu kabar selanjutnya. Karena ini masih tahap pembangunan, selesai kita harus lihat kondisinya dulu. Persiapan-persiapan seperti apa baru kita umumkan nanti,” ungkapnya.

Pracima Tuin berdiri di atas lahan seluas 1 hektare yang awalnya tanah tersebut difungsikan sebagai lapangan tenis. Adapun taman ini memiliki dari beberapa bangunan seperti Pracimasana, Pracimaloka, dan Pracimawisik.

“Rencananya tempat ini menjadi wadah pengembangan kesenian, kolaborasi budaya, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan kuliner khas Mangkunegaran,” jelas Mangkunegara X.